Benny Dollo Ajukan Diri Menjadi Pelatih Persik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Benny Dollo. TEMPO/Adri Irianto

    Benny Dollo. TEMPO/Adri Irianto

    TEMPO Interaktif, Kediri - Pelatih Persija Jakarta Benny Dollo dan mantan manajer teknik Persiba Balikpapan Daniel Roekito menyatakan keinginan untuk mengarsiteki Persik Kediri. Keduanya bahkan sudah mengirimkan proposal kepada pengurus Persik.

    Keinginan dua pelatih senior tersebut disampaikan Sekretaris Persik Barnadi. Keduanya menyatakan keinginan mengganti posisi Agus Yuwono yang baru saja didepak dari jabatan pelatih kepala oleh manajemen Persik. “Daniel dan Benny Dollo sudah menyampaikan proposal untuk melatih Persik pada kompetisi depan,” kata Barnadi, Selasa (17/8).

    Sayang, Barnadi enggan menjelaskan sikap manajemen dan pemain Persik atas rencana bergabungnya dua pelatih tersebut. Menurut Barnadi, dibandingkan Benny Dollo, Daniel Roekito lebih memiliki kedekatan emosional dengan pemain Persik. Karena, melalui tangan dinginnya Daniel pernah mengantarkan Persik menjuarai Liga Indonesia beberapa tahun silam.

    Sementara Benny Dollo dikabarkan terpikat dengan Persik setelah timnya dikandaskan skuad Macan Putih di Stadion Brawijaya kemarin. Saat itu Benny menyampaikan kekagumannya pada spirit pemain Persik yang sangat kuat di atas rumput. “Itu yang tidak dimiliki pemain kami,” kata Benny Dollo usai pertandingan Persik melawan Persija di Stadion Brawijaya dalam lanjutan Indonesia Super League bulan lalu.

    Masih menurut Barnadi, sejumlah pelatih lain juga menyatakan keinginan bergabung dengan Persik. Diantaranya adalah Freedy Muli, Yudi Suryata, Aji Santoso, Jaya Hartono, dan Mustaqim. Hanya saja Jaya Hartono tampaknya akan direkrut Persebaya Surabaya. “Kami masih melakukan seleksi dan perhitungan,” kata Barnadi.

    HARI TRI WASONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.