Tanpa Pemain Nasional, Turnamen Antarpulau Tetap Menarik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl (tengah) memberikan instruksi kepada para pemainnya saat latihan di Lapangan PSSI Senayan Jakarta, (2/8).  ANTARA/Andika Wahyu

    Pelatih timnas Indonesia Alfred Riedl (tengah) memberikan instruksi kepada para pemainnya saat latihan di Lapangan PSSI Senayan Jakarta, (2/8). ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Jadwal padat latihan tim nasional sepak bola Indonesia membuat beberapa pemain terancam tidak bisa memperkuat klub mereka dalam Turnamen Antarpulau. Meski kemungkinan tidak akan diramaikan para pemain tim nasional, PT Liga Indonesia menjanjikan turnamen yang akan diikuti enam klub terbaik Liga Super Indonesia itu tetap menarik.

    “Saya kira the show must go on. Tanpa pemain nasional, turnamen pra musim seperti ini tetap akan menarik,” kata Direktur Eksekutif PT Liga, Joko Driyono, kepada Tempo, Senin (23/8). Joko menyatakan, salah satu hal yang membuat daya tarik turnamen ini adalah karena klub-klub sedang menjalani persiapan menjelang kompetisi baru.

    Di masa persiapan ini, klub-klub banyak melakukan seleksi pemain dan mencoba-coba formasi permainan. “Para suporter tentu ingin melihat seperti apa tim dan pemain mereka nanti karena dalam turnamen ini pemain seleksi boleh diturunkan,” ujar Joko.

    Beberapa klub, misalnya Persib Bandung, sebenarnya sudah mengajukan surat permintaan untuk menggunakan pemain nasional mereka. Namun, menurut Joko, keputusan diperbolehkannya para pemain nasional tampil ada di tangan Badan Tim Nasional. “Nanti yang memutuskan BTN,” ungkapnya.

    Turnamen Antarpulau akan dimulai pada 27 Agustus di dua tempat yaitu Stadion Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan dan Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Peserta turnamen ini adalah klub-klub yang merepresentasikan pulau-pulau besar di Indonesia.

    Klub Sriwijaya FC Palembang akan menjadi tuan rumah Grup A yang juga diisi oleh Persiba Balikpapan dan Persib Bandung. Ada pun Arema Indonesia merupakan tuan rumah Grup B yang akan bersaing dengan Persipura Jayapura dan PSM Makassar. Pertandingan dalam turnamen ini akan disiarkan oleh stasiun televisi RCTI.

    PT Liga menyiapkan hadiah Rp 100 juta untuk tim yang menjadi juara turnamen dan Rp 75 juta untuk runner up. Ada pun empat tim peserta lainnya yang gagal di penyisihan grup mendapatkan hadiah masing-masing Rp 25 juta.

    Joko mengungkapkan PT Liga akan berusaha melestarikan turnamen menjelang musim baru seperti ini. Menurutnya, Turnamaen Antarpulau merupakan arena penting bagi klub-klub peserta Liga Super menjelang terjun dalam kompetisi sebenarnya. Penyelenggaraan turnamen di tengah bulan puasa, kata Joko, juga akan menciptakan suasana tersendiri yang berbeda dengan bulan-bulan lainnya. “Karena sebelumnya hampir tidak pernah ada turnamen di tengah bulan puasa,” katanya.

    Selain menyelenggarakan Turnamen Antarpulau, PT Liga juga akan mengadakan partai Community Shield antara Arema dan Sriwijaya sebagai juara Liga Super dan Piala Indonesia. Pertandingan ini rencananya akan digelar 25 September mendatang.

    ARIS M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.