Persiba Menanti Kejutan Samma  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain PSM Osvaldo Moreno (2kiri) terjatuh saat berebut bola dengan pemain Persiba Balikpapan Anam Syahrul disaksikan pemain Persiba lainnya Mijo Dadic (kiri) dan Dwi Joko saat pertandingan lanjutan Djarum Indonesia Super League 2009/2010 di stadion Mattoanging Gelora Andi Mattalata, Makassar, Sulawesi Selatan.  Tempo/Zulkarnain

    Pemain PSM Osvaldo Moreno (2kiri) terjatuh saat berebut bola dengan pemain Persiba Balikpapan Anam Syahrul disaksikan pemain Persiba lainnya Mijo Dadic (kiri) dan Dwi Joko saat pertandingan lanjutan Djarum Indonesia Super League 2009/2010 di stadion Mattoanging Gelora Andi Mattalata, Makassar, Sulawesi Selatan. Tempo/Zulkarnain

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Persiba Balikpapan membuat kejutan besar dengan menjungkalkan juara bertahan Piala Indonesia, Sriwijaya FC Palembang, 3-0 di laga perdana grup A Turnamen Antarpulau 2010, di Stadion Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu lalu.

    Striker Persiba, Sultan Samma, menjadi bintang lapangan saat mencetak dua gol ke gawang Sriwijaya. Permainan dan kecepatan Samma akan kembali menjadi andalan Persiba ketika menghadapi Persib Bandung dalam laga kedua yang berlangsung hari ini.

    "Saya sangat puas bisa mengalahkan Sriwijaya. Para pemain sudah cukup menyatu saat bermain,” kata pelatih Persiba, Junaidi. Untuk melawan Persib, pohaknya akan melakukan perubahan sedikit, karena Persib tim yang berbeda sama sekali dengan Sriwijaya. “Tapi Samma tetap jadi tumpuan di lini depan tim kami," kata Junaidi.

    Serangan Persiba sangat mengandalkan para pemain sayapnya dan kecepatan penyerang Samma dan Aldo Barretto. Meski posturnya hanya 175 sentimeter, Samma justru punya andalan berlari cepat untuk merangsek pertahanan Sriwijaya.

    Striker berusia 24 tahun ini bakal menjadi ancaman besar bagi pertahanan Persib yang kehilangan Nova Arianto dan Maman Abdurrahman, karena tengah menjalani latihan tim nasional.

    Pada Liga Super musim lalu, serangan Samma cukup tajam dengan mencetak lima gol dari 17 kali penampilan bersama Persiba. Tim asal Kalimantan Timur itu mampu bersaing dengan tim-tim besar seperti Arema Indonesia dan Persipura Jayapura, serta menempati peringkat ketiga dari 18 peserta Liga Super di akhir musim.

    Di bawah komando Junaidi, Persiba bermain dengan tempo cepat dalam dua babak pertandingan menghadapi Sriwijaya. Menurut Junaidi, pertandingan perdana itu menjadi bahan evaluasi dalam persiapan menjelang Liga Super Indonesia musim 2010/2011 pada pertengahan September mendatang.

    "kami sudah mendapatkan cukup pemain bagus dan jika ada tambahan mungkin hanya satu lagi pemain asing," katanya. Meski meraih hasil sempurna di laga perdana, Junaidi menyatakan, melawan Persib bukanlah hal mudah.

    "Melawan Sriwijaya, kami hanya mengandalkan counter attack dan pertahanan yang belum terlihat baik. Tim ini masih perlu beberapa perbaikan kecil sebelum menghadapi Liga Super," kata Junaidi.

    GABRIEL WAHYU TITIYOGA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.