Gaet Aji Santoso, Persebaya Targetkan Semusim  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aji Santoso. Tempo/Bibin Bintariadi

    Aji Santoso. Tempo/Bibin Bintariadi

    TEMPO Interaktif, Surabaya - Setelah resmi memakai jasa pelatih Aji Santoso, Persebaya Surabaya optimistis tak akan berlama-lama berada di level divisi utama. Ketua umum Persebaya, Saleh Ismail Mukadar, mematok target pada musim kompetisi tahun mendatang Persebaya sudah harus kembali ke Super Liga. "Buat apa lama-lama di divisi utama, cukup semusim saja," kata Saleh, Selasa (31/8).

    Saleh yakin Aji adalah sosok yang pas untuk mengembalikan Persebaya ke level tertinggi kompetisi di tanah air itu. Sebab, bekas winger tim nasional itu pernah melakukan hal yang sama pada Persebaya tahun lalu. "Saya yakin dia orang yang tepat," ujar Saleh.

    Dipilihnya Aji untuk menukangi klub berjuluk Bajul Ijo itu mengakhiri spekulasi mengenai sosok arsitek Persebaya. Sebelumnya tiga pelatih disebut-sebut akan merapat ke Jalan Karanggayam atau wisma Persebaya. Mereka adalah Aji, Freddy Muli dan Jaya Hartono. Belakangan Jaya memutuskan kembali menukangi tim lamanya, Persik Kediri.

    Saleh menambahkan, setelah memiliki pelatih, Persebaya akan segera berburu pemain. Maklum beberapa pemain pilar tim kebangaan masyarakat Surabaya itu telah merapat ke klub lain.

    Anang Ma'ruf misalnya, memilih berlabuh ke Deltras Sidoarjo. Adapun striker Andi Odang kembali ke klub yang pernah membesarkannya, PSM Makassar. "Tapi soal siapa saja pemain yang kami incar, itu terserah keinginan pelatih," tutur Saleh.

    Sementara itu Aji menyatakan bahwa dirinya banyak ditelepon oleh pemain-pemain yang ingin bergabung ke Persebaya. Salah satunya, kata Aji, ialah Erol Iba. Menurut Aji, dirinya meminta pemain-pemain yang sempat menghubunginya itu untuk ikut seleksi di Persebaya. "Kalau Erol, saya kira dia masih bagus," ujar Aji.

    KUKUH S WIBOWO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.