Laga Frustrasi Hitzfeld dan Capello

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fabio Capello. REUTERS/ Eddie Keogh

    Fabio Capello. REUTERS/ Eddie Keogh

    TEMPO Interaktif,Berne:Ottmar Hitzfeld dan Fabio Capello, dua pelatih tersukses di pentas ajang klub Eropa, akan bertemu untuk kali pertama di ajang internasional. Keduanya sedang mendapat masalah setelah gagal memberikan kinerja terbaiknya di Piala Dunia 2010.

    Capello yang menangani tim sepeninggal Steve McLaren masih dibayangi awan kelabu Inggris disingkirkan Jerman dngan skor 4-1 di putaran kedua Piala  Dunia Afrika Selatan. Pelatih Italia itu akan membawa pasukannya menyambangi Swiss yang dikomandani Swiss yang diyakini akan menjadi pertandingan tersulit The Three Lions di kualifikasi Euro 2012 Grup G.

    Masalah juga masih dialami Hitzfeld. Kegagalannya membuat Swiss untuk menciptakan gol membuat pelatih dengan prestasi tujuh gelar Bundesliga dan dua trofi Liga Champions itu dibekap dalam tekanan.

    Capello, pelatih yang menyumbangkan empat gelar Serie A Liga Italia, dua tofi Liga Spanyol dan satu gelar Liga Champions membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan kepercayaan publik Inggris. Itu didapatnya ketika Inggris mengawali laganya di kualifikasi dengan cemerlang, membungkam Bulgaria 4-0 di Wembley.

    Hitzfeld dan Capello sama-sama cemas setelah melihat penampilan timnya masing-masing Jumat lalu.

    Kesabaran Hitzfeld hilang ketika publik di Stadion St Gallen menyoraki striker dan top skorer Swiss, Alexander Frei setelah gagal menjadi algojo penalti pada laga  kacamata melawan Australia di kandang. “Melihat cara beberapa fan memperlakukan Frei sangat memalukan. Frei padahal telah memberikan banyak hasil kepada tim nasional Swiss,” kata Hitzfeld, yang ingin Swiss tidak bermain lagi di St Gallen pada pertandingan internasional selanjutnya.

    Swiss banyak dihujat terkait gaya permainannya yang mengutamakan bertahan di Piala Dunia. Meski menang mengejutkan 1-0 dari juara dunia Spanyol, Frei dan kawan-kawan tersingkir setelah kalah 1-0 dari Cile dan bermain tanpa gol dengan Honduras pada laga akhir Grup H di penyisihan grup.

    Gol ke gawang Spanyol menjadi satu-satunya gol yang bisa dicetak Swiss di Afrika Selatan. Ini menjadi momok terbesar Hitzfeld selama dua tahun menangani tim.

    Capello sendiri sedikit berargumen ketika ditanya ia butuh sedikit dihormati. “Menghormati bukan kata tepat 'hormat',  di Italia artinya justru berbeda. Kata 'hormat' punya arti sedikit kurang di Inggris,” tegasnya.

    Capello akan kembali menerapkan formula kemenangan permain timnya melawan Bulgaria. Ketika itu Steven Gerrard dan kawan-kawan bermain dengan operan-operan tajam dan terus berlari pada 20 menit pertama permainan. Hasilnya Jermain Defoe mengemas hattrick dan diakhiri gol penutup bek Liverpool Adam Johnson.

    Satu-satunya kekhawtirran Capello adalah ketahanan poros halang Inggris yang terlihat rapuh ketika melawan Bulgaria. Kiper pinjaman Birmingham City, Joe Hart dipaksa berjibaku beberapa kali menyelamatkan gawangnya dari serangan pemain lawan ketika timnya unggul 1-0.

    Lini pertahanan Inggris kemungkinan masih akan kerpopos. Absennya Rio Ferdinand, John Terry, dan Michael Dawson akan diisi pemain-pemain pengganti yang minim pengalaman tampil di ajang internasional.

    Phil Jagielka, diklaim masih belum layak mendapat kehormatan membela Inggris. Itu ditambah Gary Cahill yang akan tampil pada laga debutnya menggantikan Dawson. Keduanya akan bermain Matthew Upson atau Joleon Lescott.

    Perkiraan formasi tim:

    Swiss: Diego Benaglio; Stefan Lichtsteiner, Stephane Grichting, Steve von Bergen, Reto Ziegler; Gokan Inler, Gelson Fernandes, David Degen, Xherdan Shaquiri: Alexander Frei, Eren Derdiyok

    Inggris: Joe Hart; Glen Johnson, Gary Cahill, Phil Jagielka, Ashley Cole; James Milner, Steven Gerrard, Gareth Barry, Theo Walcott; Jermain Defoe, Wayne Rooney

    REUTERS | bgs


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.