Jelang Lebaran, Persiba Libur Latihan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persiba Balikpapan. TEMPO/Kink Kusuma Rein

    Pemain Persiba Balikpapan. TEMPO/Kink Kusuma Rein

    TEMPO Interaktif, Balikpapan - Kesebelasan Persiba Balikpapan meliburkan anak asuhnya dari latihan rutin jelang lebaran Idul Fitri pada 10 September mendatang. Skuad ‘Beruang Madu’ memperoleh bonus liburan sejak 6 hingga 12 September ini. “Anak anak libur dari latihan jelang lebaran ini,” kata Pelatih Persiba, Junaidi, kemarin.

    Kesempatan libur ini, kata Junaidi dimanfaatkan para pemain untuk mudik ke kampung halamannya masing masing. “Banyak yang pulang kampung merayakan lebaran di daerahnya masing masing,” paparnya.

    Tapi Junaidi mewajibkan seluruh anak asuhnya sudah berada di Balikpapan tepat waktu.
    ia tak ingin persiapan menyambut digulirkannya kembali kompetisi Liga Super Indonesia 2010/2011 mendatang terganggu.

    Manajemen Persiba sudah mempersiapkan mitra tanding melawan tim tim Divisi Utama yang berdomisili di wilayah Kalimantan Timur. “Disini kan ada tim dari Kutai Barat dan Kutai Kartanegara yang masuk dalam kompetisi Divisi Utama. Mereka merupakan mitra tanding yang ideal,” ujarnya.

    Junaidi mengaku membutuhkan kesiapan fisik, skill, dan mental seluruh pemainnya jelang kompetisi Liga Super Indonesia pada 26 September nanti. Timnya harus melakoni dua partai kandang di Persikabo Bojonegoro dan Persijap Jepara.

    Persiba sudah memastikan mengkontrak empat pemain asing yaitu Aldo Barreto (Paraguay), Robertino Pugliara (Argentina), Mijo Dadic (Kroasia) dan Kim Yong Hwee (Korea Selatan). Ketiga merupakan bekas punggawa Persiba yang sukses merumput pada musim kompetisi lalu serta Aldo yang bekas striker Bontang FC.

    Sedangkan untuk pemain lokal, Persiba memanfaatkan jasa I Made Wirawan (kiper), Muhammadan (bek) dan Dwi Joko (gelandang), Rusdiansyah (bek) dan Galih Sudaryono (kpper). Mereka terbukti telah memberikan kontribusi maksimal bagi kolektifitas permainan dengan nilai kontrak yang mampu disesuaikan dengan keuangan tim.

    SG WIBISONO
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.