Barca Mau Mengamuk

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Barcelona - Panathinaikos belum tentu bisa menang saat tampil di Stadion Nou Camp, Barcelona, dinihari nanti. Meski tuan rumah baru saja tumbang 0-2 di kandangnya itu ketika melawan tim yang baru promosi di Liga Primera Spanyol, Hercules, Sabtu lalu.

    Barca menjamu lawannya dari Yunani itu dalam pembukaan Grup D Liga Champions dengan bermodal kekalahan pertama di kandang dalam Liga Spanyol sejak Mei 2009. Tapi bek Barca, Daniel Alves, mengatakan kekalahan itu membangkitkan kegusaran anak-anak asuhan pelatih Pep Guardiola. "Klub ini hanya mengenal kemenangan dan ketika gagal, kami marah," kata Alves dalam konferensi pers, Minggu lalu.

    "Siapa pun tim yang kami hadapi, kami selalu punya motivasi untuk menang dan Selasa tidak ada bedanya. Kami akan tampil dengan motivasi sama, tapi dengan harapan menunjukkan kualitas yang lebih baik," kata pemain asal Brasil itu.

    Barca gagal memenangi Liga Champions untuk kedua kalinya berturut-turut musim lalu karena kalah di semifinal oleh Inter Milan. Pasukan Jose Mourinho itu kemudian mengalahkan Bayern Muenchen dalam final di Stadion Bernabeu, Madrid.

    Kini Mourinho menangani musuh bebuyutannya, Real Madrid, yang juga tampil dalam babak utama Liga Champions dalam grup yang berbeda. Hal itu meningkatkan motivasi anak-anak Barca untuk tidak gagal lagi. Dengan demikian, mereka tidak akan menyia-nyiakan penampilan pertama dalam kejuaraan utama antarklub Eropa itu di kandang sendiri.

    Guardiola mengistirahatkan para pahlawan Spanyol di Piala Dunia 2010--Xavi, Sergio Busquets, Pedro, dan Carles Puyol--saat menghadapi Hercules dan hanya menurunkan bintangnya dari Argentina, Lionel Messi, dan penyerang andalan tim Matador, David Villa.

    Meski demikian gelandang Spanyol, Andres Iniesta, yang mencetak gol penentu kemenangan atas Belanda dalam final Piala Dunia, Juli lalu, mengatakan Barca akan belajar dari kekalahan saat menghadapi Hercules.

    Adapun Panathinaikos kembali masuk babak utama Liga Champions setelah satu musim absen. Tim ini berangkat ke Barcelona dengan kemenangan 1-0 di kandang Aris Salonika dalam Liga Yunani, Selasa lalu. Kemenangan itu membuat tim ini menempati urutan ketiga setelah dua pertandingan. Penampilan terbaik Panathinaikos di Liga Champions 2001/2002 ketika menembus delapan besar sebelum kalah oleh Barca.

    Penyerang asal Prancis, Djibril Cisse, yang menolong Panathinaikos memenangi Liga dan Piala Yunani musim lalu menjadi andalan. Cisse mencetak 29 gol dalam semua kompetisi dan menentukan kemenangan di Aris. Pelatih Nikos Nioplias kemungkinan besar akan menurunkannya sebagai penyerang tunggal di Nou Camp.

    Gelandang Lazaros Christodoulopoulos, penyerang Antonis Petropoulos, serta bek Giorgos Seitaridis dan Nikos Spiropoulos tidak akan ikut ke kandang Barca karena cedera. Sedangkan mantan gelandang Liverpool, Luis Garcia, yang mungkin jadi cadangan, akan kembali ke klubnya semasa junior, seangkatan dengan Xavi, Puyol, Iniesta, dan kiper Victor Valdes. REUTERS | GOAL | PRASETYO

     

    BARCELONA
    1-Valdes
    2-Alves, 3-Pique, 5-Puyol, 22-Abidal
    16-Busquets, 6-Xavi, 8-Iniesta; 10-Messi
    7-David Villa, 17-Pedro

    PANATHINAIKOS:
    30-Tzorvas

    22-Marinos, 4-Boumsong, 3-Sarriegi, 24-Vintra

    29-Katsouranis, 15-Silva; 26-Karagounis, 11-Leto, 7-Ninis

    9-Cisse

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?