Persiba Targetkan Poin Penuh di Bojonegoro dan Jepara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO Interaktif,Balikpapan:Kesebelasan Persiba Balikpapan mematok poin penuh dalam lawatan laga pembuka kompetisi Liga Super Indonesia 2010/2011 mendatang.  Tim ‘Beruang Madu’ dijadwalkan menantang Persibo Bojonegoro Minggu (26/9) dan Persijap Jepara Rabu (29/9) dalam laga tandang ini.

    “Dimana pun bertandingnya, kami harus optimistis menang,” kata Ketua Umum Persiba, Syahrir Taher, Kamis (23/9).

    Pada laga pembuka, Persiba menantang Persibo di kota Kediri setelah Badan Liga Indonesia memindahkan lokasi pertandingannya dari Bojonegoro. Stadion Bojonegoro masih dalam tahap renovasi sesuai standar kompetisi Liga Super Indonesia.

    Pemindahan lokasi pertandingan, menurut Syahrir jadi keuntungan tersendiri bagi pasukan Persiba dalam mencuri poin di kandang lawan. Keunggulan dalam mengatasi Persibo, katanya akan meningkatkan moral pemain dalam melakoni partai selanjutnya menantang Persijap.

    Disamping itu, Syahrir mengaku sepenuhnya percaya pada kemampuan keandalan pelatih Persiba, Junaidi yang mulai musim ini menukangi anak anak Balikpapan. Junaidi merupakan pelatih professional saat sukses menukangi Persijap pada musim kompetisi lalu.

    “Musim ini, kami lebih komplit dan mengatur serangan. Strategi pemain sudah siap untuk skema 4-4-2, 3-5-2 atau 3-4-3. Tinggal di atur saja,” tegasnya. Dalam setiap pertandingan, Syahrir menargetkan Persiba minimal mampu mencuri poin di kandang lawan. Target sapu bersih kemenangan di kandang sendiri menjadi kewajiban bagi Persiba.

    “Karena mematok target mampu menjadi juara pada musim kompetisi ini. Sehingga poin partai kandang dan tandang menjadi kebutuhan,” ungkapnya.

    Tim Persiba, Kamis (23/9) hari ini dijadwalkan berangkat dari Balikpapan menuju Kediri untuk  menantang Persibo. Pelatih Junaidi membawa 20 pemainnya termasuk sejumlah pemain andalan seperti Aldo Baretto (Paraguay), Robertino Pugliara (Argentina), Mijo Dadic (Kroasia) dan  Kim Yong Hwee (Korea Selatan. Selain itu juga I Made Wirawan (kipper), Muhammadan (stopper), Rusdiansyah, Edy Gunawan dan Dwi Joko.

    SG WIBISONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.