Prancis Melupakan Mimpi Buruknya di Piala Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Didier Deschamps. REUTERS/Stephane Mahe

    Didier Deschamps. REUTERS/Stephane Mahe

    TEMPO Interaktif,Paris:Prancis melupakan penampilan buruknya di Piala Dunia 2010 setelah gol dari pemain pengganti Loic Remy dan Yoann Gourcuff memenangkan Les Bleus 2-0 dari Rumania pada lanjutan kualifikasi Euro 2012 Grup D di Stade de France, Minggu (10/10). Kemenangan ini sekaligus menempatkan skuad Laurent Blanc menjadi penguasai klasemen dengan nilai 6 dari 3 pertandingan.

    Prancis, juara dunia 1998, secara mengejutkan tersingkir dari putaran pertama di Piala Dunia Afrika Selatan Juni lalu. Namun usai memetik satu hasil kemenangan and sekali kalah pada dua laga awal kualifikasi, tim bangkit dengan merebut kemenangan di akhir pertandingan di depan pendukungnya sendiri.

    Remy, penyerang Olympique Marseille yang menggantikan Mathieu Valbuena pada menit ke-68 membuka kemenangan Prancis tujuh menit jelang permainan usai. Tendangan datarnya menembus ujung jala kiper Rumania Costel Pantilimon setelah melancarkan serangan balik cepat.  Gourcuff, yang tampil pada laga pertamanya sejak timnya dipermalukan di Afrika Selatan turun sebagai pemain pengganti dan menggenapkan kemenangan timnya pada menit ke-90.

    Blanc pada permainan ini melakukan tiga pergantian pemain. Selain Remy dan Gourcuff, gelandang muda Prancis Dimitrie Payet turun menggantikan Karim Benzema pada menit ke-87. “Kami memang banyak melakukan perubahan pada starter pemain. Namun ini baru awal,” kata Florent Malouda, yang hbungannya dengan mantan pelatih timnas Raymond Domenech naik-turun akhir-akhir ini.

    Malouda, yang penampilannya sedang menanjak di Chelsea menyatakan setelah kemenangan dari Bosnia dan Herzegovina, timnya bisa bermain bagus. Kemenangan dari Rumania menurutnya bagus untuk meningkatkan kepercayaan diri rekan setimnya. “Karena hanya hasil bagus yang bisa memeberi Anda kepercayaan diri,” tambahnya.

    Rumania yang memulai awal kualifikasi bermain seri dua kali kini bertengger di posisi kelima dengan mengoleksi dua poin dari tiga pertandingan. Pelatih Razvan Lucescu mengakui kekalahan dari Prancis membuat timnya frustrasi. “Karena kami kalah ketika kami mulai mengendalikan permainan. Tapi kami harus bahwa Prancis memang unggul,” katanya.

    Tampil bagus

    Prancis tampil cantik sejak awal permainan. Serangan-serangan yang dibangun Samir nasri dan gelandang Marseille Mathieu Valbuena mampu mengganggu pertahanan Rumania. Namun gagalnya penyelesaian akhir membuat mereka harus menunggu sampai menit akhir sebelum Remy membuka keunggulan.

    “Kami tidak pernah menyerah, mereka (para pemain) percaya bisa menang. Saya menyukai semangat ini. Ini adalah pertandingan yang ketat, kami tidak banyak membuat peluang pada babak pertama karena pertahanan Rumania sangat terorganisir dan solid,” kata Blanc mengomentari kinerja pasukannya.

    Blanc mengatkan kepada pasukannya bahwa permainan belum selesai setelah 60 menit. “Ini tidak dilarang untuk memenangkan pertandingan pada 10 menit akhir permainan,”tegasnya.

    AP | REUTERS | bgs


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.