Dua Wajah Agen Pemain  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wayne Rooney. AP Photo/Chris Radburn, PA

    Wayne Rooney. AP Photo/Chris Radburn, PA

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Wawancara eksklusif terakhirnya dengan media terjadi sekitar sepuluh tahun lalu. Selebihnya, gerak Paul Stretford hampir tak terendus. Pria berusia 52 tahun ini sangat membatasi diri bersinggungan dengan kuli tinta. Publik cuma bisa membaca hasil kerjanya yang kerap mencengangkan.

    Striker Manchester United, Wayne Rooney, menyebutnya sebagai, "Orang terpenting dalam karier saya." Sebaliknya, pelatih Manchester United, Alex Ferguson, menggolongkannya sebagai, "Orang yang menyulitkan klub." Stretford adalah agen yang sudah delapan tahun mengawal Rooney, dan pada Jumat dua pekan lalu telah menjadikannya sebagai pemain bergaji tertinggi di Liga Inggris.

    Penekenan kesepakatan kontrak terjadi pada 22 Oktober lalu. Rooney mendapat tambahan kontrak lima tahun dengan gaji--meski tak diakui secara resmi--pada kisaran 200 ribu pound sterling (sekitar Rp 2,86 miliar) per pekan dari yang semula "cuma" 150 ribu pound sterling. Rumor lain bahkan menyebutkan bahwa gaji Rooney sekarang sebenarnya 250 ribu pound sterling per pekan. Sebagai catatan, gaji Frank Lampard di Chelsea adalah 151 ribu pound sterling. Besoknya, Rooney terbang ke Dubai, Uni Emirat Arab, untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-25.

    Penandatanganan kontrak anyar itu mengakhiri hiruk-pikuk yang oleh pers disebut sebagai "opera sabun Rooney". Kehebohan yang berlangsung selama lima hari itu terjadi setelah Ferguson mengumumkan bahwa penyerang gempal tersebut berniat pindah dari The Red Devils pada konferensi pers menjelang laga kandang menghadapi Bursaspor di Liga Champions.
    Ternyata, belakang terungkap bahwa Ferguson meneruskan pernyataan Stretford, yang disampaikan kepada Ketua Pelaksana Harian MU David Gill. Pada Agustus lalu, Stretford pernah mengatakan hal yang sama kepada Gill. Di sela liburannya di Dubai, Rooney membantah hal ini, "Tidak, saya tak pernah berniat meninggalkan MU."

    Meski senang karena berhasil menahan kepergian pemain kesayangannya, benak Ferguson masih menyimpan kekesalan. "Berurusan dengan para agen bukanlah hal yang mudah," kata pelatih yang telah menangani MU selama 24 tahun ini. "Para pemain tak menjadi masalah, tapi beberapa agen memang sulit." Tanpa Ferguson menyebut nama, orang tahu bahwa yang dituding adalah Stretford.

    Siapakah orang yang mampu mempermainkan dan lantas memaksa pelatih senior seperti Ferguson untuk tunduk pada permainannya? Stretford awalnya bukan siapa-siapa. Pekerjaan pertamanya adalah sales alat penyedot debu. Pernikahannya dengan Margareth Dale, wanita yang memiliki jaringan luas di kalangan jet set, membuat Stretford berteman dengan mantan penyerang MU, Frank Stapleton. Istri Stapleton adalah sahabat Margareth.

    Stretford menjadi agen Stapleton saat pindah dari klub Prancis, Le Havre, ke Blackburn Rovers pada 1989. Stretford mendirikan agensi pemain Proactive Sports Management, yang berkantor di gudang bawah tanah rumahnya, pada 1987. Pencapaian terbesar pertamanya adalah mengantar perpindahan Andy Cole dari Newcastle United ke MU pada 1995 dengan nilai transfer yang menjadi rekor pada saat itu, 7 juta pound sterling. Pada awal 2000-an, jumlah klien Stretford sekitar 200 orang, yang tersebar di Eropa dan Amerika Latin.

    Pada 2001, dia berhasil meyakinkan orang tua Rooney, Wayne senior dan Jeanette, untuk mempercayakan anak mereka dalam penanganannya. Agen pertama Rooney, Peter McIntosh, membawa masalah ini ke pengadilan. Stretford memenangi gugatan itu, meski dia tetap mendapat hukuman lain dari FA, yaitu skorsing selama selama 18 bulan. Kesalahannya adalah mengikat kontrak untuk masa enam tahun dengan seorang pemain yang baru berusia 16 tahun. Aturan yang legal cuma mengizinkan dua tahun.

    Pada 2004, negosiasi Stretford menghasilkan transfer berharga hampir 27 juta pound sterling (sekitar Rp 384 miliar) bagi penjualan Rooney dari Everton ke MU. Dari angka itu, Stretford mengantongi 1,5 juta pound sterling (sekitar Rp 21 miliar), yang membuatnya menjadi agen pemain terkaya se-Inggris. Di luar itu, Stretford berhak atas 20 persen dari kontrak komersial sang bintang dengan berbagai perusahaan.

    Pada 2008, dia mendirikan perusahaan lain yang bernama Triple S Management, dan keluar dari Proactive, yang saham mayoritasnya sudah dikuasai pihak lain. Rooney tetap mempercayakan keagenannya kepada Stretford meski digugat oleh Proactive. Pada pesta pernikahannya, Rooney meminta Stretford berpidato. Rooney juga mempercayai Stretford menangani kontrak-kontrak komersial istrinya, Coleen.

    Andy Cole memperingatkan Rooney bahwa Stretford bukanlah seorang teman, dia cuma mengincar uangnya. "Tak ada yang lebih mengenal Stretford dibanding saya," kata mantan striker andalan MU ini. "Begitu saya tak lagi menghasilkan uang, dia pun pergi tanpa pernah menghubungi saya lagi." Pada awal kariernya, Cole pernah menginap berbulan-bulan di rumah Stretford. Dia mengira agennya sangat pemurah. "Baru saya tahu kemudian, dia memasukkannya dalam tagihan."

    Rooney berada pada usia emasnya. Selama beberapa tahun ke depan, dia masih magnet bagi uang. Entah apa yang akan terjadi setelah itu. Yang jelas, saat ini hubungan Stretford dan Rooney saling menguntungkan.

    BERBAGAI SUMBER | ANDY MARHAENDRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?