PSM Menang 1-0 dari Bontang FC  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola PSM Makassar, Marwan Sayedeh berebut bola dengan sejumlah pesepakbola Bontang FC, saat bertanding dalam lanjutan Indonesia Super League 2010/2011 di Stadion Mattaonging Gelora Andi Mattalatta Makassar. TEMPO/Hariandi Hafid

    Pesepakbola PSM Makassar, Marwan Sayedeh berebut bola dengan sejumlah pesepakbola Bontang FC, saat bertanding dalam lanjutan Indonesia Super League 2010/2011 di Stadion Mattaonging Gelora Andi Mattalatta Makassar. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO Interaktif, Makassar - PMS Makassar mengalahkan tamunya Bontang FC pada pertandingan di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (31/10) malam. Bola PSM dimasukkan oleh Corynus Finkraw pada menit ke 74.

    Proses terciptanya gol tersebut berawal dari Marwan Sayyedeh di sayap kiri. lalu mengumpan bola Mitrovich yang berdiri bebas bersama Corynus. Dengan bola pelan, mampu menjebol gawang Bontang FC yang dijaga Edi Kurnia.

    Pada pertandingan babak kedua ini, wasit juga memberi kartu kuing kepada pemain belakang Bontang FC Joko Sidik karena menjatuhkan Satrio di menit 82. Untuk menambah daya gedor, Bontang mengganti pemain tengah, Sardianata dengan Eka Hera.

    Sebelumnya PSM juga melakukan rotasi pemain, Obiora diganti oleh Corynus. Strategi membuahkan hasil. PSM semakin hidup. Apalagi setelah Diva Tarkas diganti oleh Satrisyam pada menit ke 59. Satri lebih apik di sektor kanan.

    Obiora diganti karena ada beberapa peluang tidak berhasil dimanfaatkannya. Pada menit ke 48, tendangannya terlalu pelan padahal tinggal berhadapan dengan penjaga gawang Edi Kurnia. Pada menit ke 60, juga Bontang FC melesatkan bila ke gawang PSM. Tapi dianulir karena Julius Akosah sudah berdiri out side.

    Sampai pluit panjang dibunyikan oleh wasit, kedudukan tidak berubah, tetap 1-0 untuk kemenangan PSM.

    ARDIANSYAH RAZAK BAKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.