Amerika Serikat Berambisi Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Washington - Mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton akan mengadakan perjalanan ke Zurich untuk presentasi tawaran menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

    Komite Penawaran Amerika Serikat telah mengumumkan Bill Clinton akan menjadi bagian dari proses penawaran akhir melalui presentasi kepada Komite Eksekutif FIFA pada Rabu, 1 Desember mendatang.

    "Saya senang berdiri atas nama bangsa kita untuk sesuatu yang penting dan berarti bagi rakyat Amerika dan warga negara di seluruh dunia sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA," kata Clinton, Selasa (9/11).

    Clinton mengatakan berkomitmen kuat untuk mewujudkan usahanya itu karena ia sudah melihat langsung kekuatan penyelenggaraan Piala Dunia sebagai pemersatu orang dari segala usia, latar belakang, dan keyakinan.

    "Panitia penawar dari Amerika Serikat memiliki komitmen, dan kami berharap dapat menyatakan komitmen itu kepada Komite Eksekutif FIFA saat kami bertemu bulan depan."

    Clinton selama ini menjadi anggota yang sangat aktif dalam Komite untuk membawa negaranya menjadi tuan rumah Piala Dunia kembali sejak pertama kalinya pada 1994. Ia juga telah bekerja keras dengan dewan direksi untuk membantu mempromosikan tawaran di Amerika Serikat ke seluruh dunia.

    "Clinton sebagai duta besar yang sempurna untuk Amerika Serikat dan tawaran nasional kami untuk membawa Piala Dunia FIFA ke Amerika Serikat pada 2022," kata Sunil Gulati, Presiden Sepakbola Amerika Serikat sekaligus Ketua Komite Piala Dunia AS.

    "Kepemimpinan Clinton atas nama kampanye kami sungguh luar biasa, serta kecintaannya untuk permainan sepakbola dan kesempatan kita untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia. Kami merasa terhormat bahwa ia akan bersama kami di Zurich pada 1 Desember depan."

    GOAL l BASUKI RAHMAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.