Mantan Pemain Tim Nasional Belanda Pulang ke Ambon  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Simon Tahamata. Foto: degoeieouwetijd.nl

    Simon Tahamata. Foto: degoeieouwetijd.nl

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Mantan pemain nasional Belanda asal Maluku, Simon Tahamata, pulang kampung. Ia akan memberikan latihan di Ambon, kepada pemain usia 10-15 tahun pada 15 - 17 November 2010.

    Tahamata, 54 tahun, lahir di Vught, Noord-Brabant, Belanda, tapi memiliki darah Maluku. Saat masih aktif bermain prestasinya cukup kinclong. Ia empat musim memperkuat Ajax Amsterdam. Ia juga pernah tampil untuk Feyenoord, serta klub Belgia seperti Standard Liege, Beerschot. dan Germinal Ekeren.

    Pemain sayap kiri itu juga pernah 22 kali memperkuat tim nasional Belanda dan menyumbang dua gol. Ia pensiun pada 1996. Dan kini jadi pelatih para pemain muda di klub Ajax.

    Ia hadir di Maluku difasilitasi oleg Mobilae Maluku Foundation Belanda serta LSM Cergas dan Ambon Manise Institute. Iamenyatakan keprihatinannya karena Persatuan Sepakbola Ambon (PSA) tidak aktif lagi pada beberapa tahun terakhir ini.

    "Beta prihatin karena pastinya pembinaan kepada pemain yunior kurang optimal. Akibatnya pesepak bola dari Ambon tidak bisa mengikuti kompetisi di Liga Indonesia," katanya, di Ambon, Senin. "Beta dengar (cerita) PSA cukup disegani dalam kiprah sepakbola nasional dan bila saat ini tidak aktif lagi itu sangat disayangkan."

    "Beta diberitahu Bert Pentury (pelatih di Belanda) bahwa dia telah melakukan pelatihan kepada para pelatih maupun pemain usia dini sejak 2005, tapi tidak berkembang karena kepengurusan PSA tidak aktif sehingga perlu ditangani sesegera mungkin oleh Pengprov PSSI Maluku," lanjut Tahamata.

    Ant
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.