Quaresma: Saya Menyesal Pernah ke Inter

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP Photo/Marcio Jose Sanchez

    AP Photo/Marcio Jose Sanchez

    TEMPO Interaktif, Lisbon - Gelandang Portugal Ricardo Quaresma mengaku penyesalan terbesar dalam kariernya adalah bergabung dengan Inter Milan. "Saya bangun dan menangis sementara Jose Mourinho tidak membantu sama sekali," katanya.

    Quaresma dibeli Inter dari FC Porto atas perminataan Mourinho pada musim panas 2008. Namun ia gagal mendapat tempat di skuad utama dan sering dicemooh pendukung San Siro.

    "Penyesalan terbesar saya adalah bergabung dengan Inter," katanya kepada surat kabar Portugal, Publico. "Kebahagiaan saya dan kepercayaan diri saya diambil. Saya merasa dipinggirkan."

    Inter harus merogoh kocek sampai 18.6 juta euro untuk mendatangkan Quaresma. Lantaran tak terpakai, ia kemudian dipinjamkan ke Chelsea pada Januari 2009 sebelum dijual ke klub Turki, Besiktas, senilai 7 juta euro. Total selama dua musim (2008-2010), ia hanya bermain di 24 pertandingan dan mencetak satu gol.

    Pemain 27 tahun itu mengatakan masih belum memahami beberapa hal yang terjadi dengan dia. Ia mengaku keputusannya bergabung dengan Inter karena sosok Mourinho. Namun belakang justru sang pelatih-lah yang tidak memperhatikan dirinya.

    "Saat saya tiba di Milan, saya jelas-jelas mengatakan saya menandatangani kontrak karena Mourinho menginginkan saya,” katanya.

    "Saya menghabiskan fase hidup saya di Italia. Mungkin akan lebih baik jika saya menutup mata dan terbangun sekarang," tutupnya.

    FOOTBALL-ITALIA | RAJU
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.