Tim Sepak Bola Thailand dan Jepang Berebut Tiket Semifinal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kirati Keawsombut ( kanan) . (AP Photo/Wong Maye-E)

    Kirati Keawsombut ( kanan) . (AP Photo/Wong Maye-E)

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Thailand masih layak membanggakan diri sebagai tim terkuat di Asia Tenggara. Tim U-23 negara itu kini berpeluang melaju ke semifinal Asian Games karena akan menghadapi Jepang di babak perempat final Jumat (19 November) mendatang.

    Thailand jadi satu-satnya wakil Asia Tenggara yang tersisa dalam kompetisi sepak bola ajang multievent tingkat Asia itu. Malaysia dan vietnam sama-sama tersingkir di babak 16 besar. Singapura terdepak di babak awal, sedangkan Indonesia tak mengirimkan timnya di ajang ini.

    Thailand, yang kini dibesut pelatih asal Inggris Bryan Robson, memastikan diri ke babak perempat final setelah mengalahkan Turkmenistan 1-0 pada Selasa lalu. Gol kemenangan Tim Gajah Putih itu dicetak di babak perpanjangan waktu oleh Kirati Keawsombut.

    Itulah gol kedua Keawsombut di ajang ini. Torehannya sama dengan dua pemain lain yang sudah jadi andalan tim senior, yakni Teerasil Dangda dan Datsakorn Thonglao.

    Robson mengakui melawan Jepang akan jadi ujian berat bagi timnya. "Jepang mungkin merupakan tim favorit untuk merebut emas, mengingat mereka sudah mengukuhkan diri sebagai tim papan atas Asia. Mereka tak pernah meraih emas Asian Games sebelumnya dan itu akan jadi tambahan motivasi bagi mereka," katanya.

    Jepang melaju ke perempat final setelah menekuk India 5-0. Di babak sebelumnya mereka juga terus menang tanpa pernah kebobolan.

    Di partai perempat final lainnya akan berhadapan Iran dan Oman. Korea Utara akan melawan Uni Emirat Arab, sedangkan Uzbekistan akan menantang Korea Selatan. Semua pertandingan akan digelar Jumat nanti.

    Morethanthegames | Nurdin
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.