Gerrard Cedera, Inggris Harus Bayar Liverpool Rp 7 Miliar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Steven Gerrard. REUTERS/Phil Noble

    Steven Gerrard. REUTERS/Phil Noble

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Steven Gerrard cedera saat membela Inggris yang ditekuk Prancis 2-1 Rabu lalu. Gelandang itu dipastikan absen saat Liverpool menjamu West Ham dalam lanjutan Liga Primer Inggris Sabtu (20/11).

    Absennya Gerrard bahkan bisa terus berlangsung hingga sebulan, karena cedera hamstring yang dialaminya cukup parah. Liverpool dikabarkan akan mendapat kompensasi hingga 500 ribu pound (Rp 7,1 miliar) dari asoasiasi sepak bola Inggris (FA).

    Kompensasi itu sudah jadi kelajiman diberikan pada setiap pemain yang cedera saat membela tim nasional. Kompensasi itu adalah untuk pembayaran gaji sang pemain selama ia belum bisa tampil lagi untuk klubnya. FA tak perlu merogoh kocek sendiri untuk membayar itu karena sudah ada pihak asuransi yang siap melakukannya. Pembayaran untuk Gerrard sendiri diakumulasikan dari gaji dia sebesar 120 ribu pound per minggu.

    Tapi kompensasi pembayaran gaji itu sama sekali tak membuat Liverpool berlaga hati. Hilangnya Gerrard menjadi kerugian besar bagi klub yang kini tengah menggeliat bangkit dan berjuang untuk bisa kembali masuk posisi empat besar.

    Darren Burgess, ketua tim Kebugaran Liverpool, usai laga Inggris melawan Prancis itu berkali-kali menyatakan kejengkelannya lewat twitter karena pelatih Fabio Capello tetap memaksakan Gerrard bermain penuh dalam laga itu.

    Padahal, berdasarkan statistik sebelumnya, pemain yang tampil seminggu tiga kali cenderung mengalami masalah cedera. Ia pun menyebut orang-orang di tim Inggris "Amatir".

    Komentara pedas di twitter itu belakangan dihapus dan Liverpool memperingatkan semua stafnya agar lebih bertanggung jawab dalam memberi komentar di jejaring sosial.

    Guardian | Nurdin
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.