PSIS Kalahkan Persik 2-1  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain PSIS Semarang, Heri Susilo (kiri), berebut bola dengan pemain Persik Kediri, Aan Andik (kanan), pada pertandingan perdana sepak bola Divisi Utama Liga Indonesia, di Stadion Jatidiri Semarang. ANTARA/R. Rekotomo

    Pemain PSIS Semarang, Heri Susilo (kiri), berebut bola dengan pemain Persik Kediri, Aan Andik (kanan), pada pertandingan perdana sepak bola Divisi Utama Liga Indonesia, di Stadion Jatidiri Semarang. ANTARA/R. Rekotomo

    TEMPO Interaktif, Semarang - PSIS Semarang berhasil memetik poin penuh pada laga perdana Liga Ti-Phone (Divisi Utama) setelah mengalahkan Persik Kediri 2-1 di Stadiun Jatidiri, Semarang, Jumat (19/11).

    Sejak kick off, Mahesa Jenar yang didukung sekitar 20 ribu penonton terus tampil menekan dengan dimotori kapten tim, Imral Usman dan striker asal Liberia Peter M. Kuoh. Kedua gol dicetak oleh Kuoh. Gol perdana pada menit 20 setelah memanfaatkan umpan lambung dari Indriyanto Nugroho.

    Usai turun minum, tim tamu mencoba menekan. Tapi tuan rumah berhsil mengimbangi permainan lawan. Bahkan, pada menit 63, Kuoh berhasil menggandakan kemenangan setelah memanfaatkan bola muntah dari kiper Persik Heri Prasetyo yang berhasil menghalau tendangan keras Gustavo Chena melalui serangan balik. Namun bola muntah berhasil dimanfaatkan Kuoh untuk merobek jala Persik.

    Satu gol balasan Persik terjadi pada menit 83 oleh Adrian Trinidad yang memanfaatkan umpan silang crossing dari Mekan Asirov. Pelatih PSIS Bonggo Pribadi mengaku cukup puas dengan kemenangan tiga poin yang diraih skuadnya.

    "Ini awal yang baik," ujarnya. Namun menurutnya masih ada beberapa kelemahan yang harus diperbaiki, seperti lemahnya barisan belakang pada menit-menit akhir yang berhasil dimanfaatkan tim tamu untuk memperkecil kekalahan.

    Pelatih Persik Jaya Hartono mengatakan, meski timnya kalah, namun mampu menyuguhkan permainan yang baik. Hanya, dia merasa timnya dirugikan oleh kepemimpinan wasit Novari Ikhsan yang dinilainya cenderung menguntungkan tuan rumah.

    Dia mencatat ada tiga pemainnya yang jatuh di depan kotak penalti PSIS karena dilanggar oleh pemain PSIS. "Namun tak satupun tak ada tendangan bebas buat kami," kata Hartono.

    Gol kedua PSIS juga terjadi karena wasit tidak mengabaikan pelanggaran keras yang dilakukan salah satu pemain PSIS terhadap Adrian Trinidad hingga terjatuh. "Inilah kualitas sepak bola kita," ujarnya.

    SOHIRIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.