Kasus Kartu Merah Disengaja, Mourinho dan Empat Pemain Terancam Hukuman  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kartu merah untuk pemain Real Madrid Alvaro Arbeloa. AP /Bas Czerwinski

    Kartu merah untuk pemain Real Madrid Alvaro Arbeloa. AP /Bas Czerwinski

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Dua kartu merah yang didapat dua pemain Real Madrid, Xabi Alonso dan Sergio Ramos, saat tim itu mengalahkan Ajax Amsterdam 4-0 di ajang Liga Champions Selasa lalu, berbuntut panjang. Otoritas sepak bola Eropa (UEFA) dipastikan akan menyidangkan kasusnya dengan pelatih Jose Mourinho dan empat pemain lain sebagai pesakitan.

    Alonso dan Ramos mendapat kartu merah dalam menit-menit terakhir pertandingan di Amsterdam itu karena membuang-buang waktu. Keduanya dituding sengaja melakukan itu agar tak bermain dalam laga terakhir Grup G melawan Auxerre.

    Laga terakhir itu memang sudah tak lagi berpengauh bagi Madrid karena tim asal Spanyol sudah lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup. Dengan absen di laga pamungkas grup itu, Alonso dan Ramos pun bisa leluasa bermain di babak berikutnya tanpa membawa beban kartu kuning.

    Dari laporan yang beredar, skenario dua kartu merah itu justru datang dari Mourinho. Pesannya disampaikan kepada kedua pemain itu, lewat kiper cadangan Jerzy Dudek dan kiper Iker Casillas.
    Karena itu pula Dudek dan Casillas termasuk pemain yang masuk dalam bidikan komisi disiplin UEFA.

    Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, menilai UEFA layak memberikan hukuman berat pada Mourinho dan para pemainnya yang terlibat. "Harus ada sanksi. Saya tak ingin melihat kejadian seperti itu. Menyedihkan melihatnya dari sebuah pertandingan besar. Itu memberi kesan buruk," katanya.

    The Sun | Dailymail | Nurdin
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?