Stadion Samarinda Disiapkan untuk Ajang AFC  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stadion Persiba Balikpapan

    Stadion Persiba Balikpapan

    TEMPO Interaktif, Balikpapan – Kesebelasan Persiba Balikpapan menyiapkan Stadion Palaran Samarinda agar bisa berlaga dalam ajang Asian Football Confederation (AFC) Cup pada Februari mendatang. Stadion kota tetangga tersebut jadi alternatif bila Stadion Parikesit Balikpapan tidak memenuhi standar kompetisi AFC.

    “Stadion Palaran sudah berstandar internasional,” kata Manajer Persiba, Jamal Al’Rasyid, Selasa (30/11).

    Jamal mengatakan Stadion Palaran dibangun saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII Kalimantan Timur. Stadion di Samarinda ini mampu menampung belasan ribu penonton pertandingan dengan standar internasional.

    Dalam AFC Cup, Indonesia diwakili kesebelasan Persiba Balikpapan, Persiwa Wamena, dan Persib Bandung. Tim berjulukan Beruang Madu itu ditunjuk ikut AFC Cup saat menempati urutan ketiga musim kompetisi Liga Super Indonesia 2009/2010 lalu.  “Kami akan ikut babak playoff dulu di AFC Cup,” ujarnya.

    Persiba sudah menerima pemberitahuan keikutsertaan AFC Cup ini melalui faksimili yang dikirimkan ke Balikpapan. AFC juga mempertanyakan kesiapan prasarana Balikpapan dalam melaksanakan pertandingan internasional sekelas AFC Cup.

    Sekretaris Umum Persiba Irfan Taufik menambahkan AFC mempertanyakan kapasitas stadion termasuk jaraknya dari bandara dan hotel terdekat. Teknis kondisi stadion menjadi faktor penting dalam pelaksanaan pertandingan skala internasional.

    Namun sebelumnya, AFC akan bersidang untuk memastikan tim-tim yang akan bertanding. Termasuk otoritas AFC adalah memindahkan stadion tempat pertandingan bila dinilai tidak layak. “Di dalam formulir tersebut kami memasukkan detail stadion Persiba Balikpapan. Namun apakah kita diizinkan bermain di Balikpapan masih belum pasti,” katanya.

    SG WIBISONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.