United Keok, Fergie Ngambek  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alex Ferguson. AP/Jon Super

    Alex Ferguson. AP/Jon Super

    TEMPO Interaktif,London:Sir Alex Ferguson terkejut Manchester United menerima kekalahan pertama di Piala Carling untuk kali pertama dalam tiga tahun. Ia mengatakan 'gol-gol buruk' yang menjebol gawang timnya dan permainan fisik dari para pemain West Ham United sebagai biang keladi tersingkirnya Iblis Merah yang kalah 4-0 dari babak perempatfinal.

    Mantan pilar United Jonathan Spector menyumbangkan dua gol di tambah dua gol lainnya dari penyerang Inggris Carlton Cole untuk meloloskan West Ham ke semifinal Pial Carling.

    “Saya tidak menyangka kami bakal mengalami kekalahan dari West Ham United. Jika Anda menganalisa kami terlalu gampang kebobolan gol. Itu gol buruk,” kata Fergie, Rabu (1/12).

    Fergie menurunkan darah-darah mudanya untuk mengistirahatkan pemain senior yang memberi kemenangan 7-1 dari Blackburn Rovers pekan lalu. Ia mengakui telah salah dalam menurunkan strateginya ini. “Para pemain muda akan mengingat hal ini. Namun ini bisa saja menjadi peluang untuk kembali memenangkan Piala Carling. Kami padahal mengendalikan permainan di awl namun 4 gol mengubah segalanya,” katanya.

    Meski kecewa, Fergie memberi tabik kepada para pemain muda United. Ia menilai para pemainnya mampu memberikan perlawnan dahsyat terhadap The Hammers. “Ini bisa dimengerti jika kami kalah,” jelasnya.

    Ryan Giggs juga menilai timnya tak pantas kalah. Menurutnya jika saja kiper West Ham, Robert Green gagal mementahkan tembakan Gabriel Obertan pada awal menit mungkin saja timnya menang. “Kami kecewa kalah 4-0. Kami tampil percaya diri. West Ham bermain bagus dan mencetak gol cantik namun kami seharusnya bertahan dengan baik,” klaim pemain senior satu-satunya yang diturunkan Fergie dalam pertandingan ini.

    Segenap pemain United memang kecewa saat ini. Namun Giggs meminta rekan setimnya untuk tetap semangat. “Kami adalah Manchester United dan kami harus bangkit. Kami harus terus bermain,” pintanya.

    DAILYMAIL | bagus wijanarko


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.