Arsenal Bangkit, Wenger Minta Pemain Tetap Fokus  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nicklas Bendtner. Reuters

    Nicklas Bendtner. Reuters

    TEMPO Interaktif,London:Arsenal memastikan lolos ke babak semifinal Piala Carling setelah menggulung Wigan Athletic 2-0. Meski The Gunners telah menunjukkan tren positif Arsene Wenger menegaskan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan timnya jika ingin memenangkan salah satu gelar bergengsi dalam sepak bola Inggris ini.

    Gol bunuh diri pemain Wigan Antolin Alcaraz ditambah satu lainnya dari Nicklas Bendtner memastikan langkah Arsenal ke semifinal. Arsenal belum pernah meraih trofi Piala Carling sejak 2005, meski terus tampil konsisten pada permainannya.

    Dengan kemenangan ini Arsenal menjadi favorit utama peraih gelar Piala Carling. Itu diperkuat setelah Manchester United secara mengejutkan dipermalukan West Ham United 4-0 pada laga tandang.

    Namun Wenger buru-buru menegaskan jika Arsenal belum memenangkan apa pun. Ia meminta timnya untuk tetap tampil cantik untuk memastikan menjuarai gelar Piala Carling. “Anda telah melihat ini di Liga Primer Inggris dan kali ini kami mengalahkan West Ham. Ini juga bisa terjadi pada United, Chelsea dan kami musim ini,” kata pelatih asal Prancis itu, Rabu (1/12).

    Wenger menjelaskan Arsenal perlu menerima bahwa tidak ada jaminan timnya bakal menang. Lolos ke semi final, menurutnya tidak akan menjamin skuad Meriam akan menjadi juara. “Anda harus berjuang di setiap pertandingan untuk memetik kemenangan. Suporter selalu menginginkan lebih,” katanya.

    Wenger menilai setiap gelar juara trofi adalah penting. Namun ia ingin Arsenal tidak terobsesi untuk melakukannya. Ia mengaku ingin memfokuskan performa Arsenal. “Sisanya tinggal hasil dari penampilan di lapangan,” jelasnya.

    “Trofi utama bagi kami adalah Liga Champions dan Liga Inggris. Namun jika kami juga bisa memenangkan gelar Piala Carling kami akan mengambilnya.”

    SKYSPORTS | bagus wijanarko


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.