Persebaya Kalahkan Semarang United 1-0  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Liga Primer Indonesia. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    Liga Primer Indonesia. ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    TEMPO Interaktif, Semarang - Persebaya Surabaya berhasil menang tipis 1-0 atas tim tuan tuan rumah Semarang United pada laga pra kompetisi Liga Primer Indonesia di Stadiun Jati Diri Semarang, Kamis (2/12).

    Kedua klub bermain dalam tempo lamban, tampak sekali belum menunjukkan permainan primanya. Pemain dari kedua tim juga terlihat sering melakukan kesalahan komunikasi sehingga organisasi permainan belum optimal.

    Gol semata wayang Bajul Ijo tercipta pada menit 75 oleh Miko yang masuk menggantikan Made Wirahadi memanfaatkan kemelut di mulut gawang Semaang United yang dijaga oleh Awaludin.

    Kedua tim mengakui, lambannya tempo permaian disebabkan kedua tim masih dalam proses menemukan formasi skuad terbaiknya sebelum laga resmi Liga Primer Indonesia dimulai 8 Januari nanti. "Kami menjadikan pertandingan pra kompetisi sebagai bagian seleksi pemain," kata pelatih Semarang United, Edi Paryono pada sesi jumpa pers.

    Edi mengaku masih banyak lini skuadnya yang harus dibenahi, terutama lini depan dan kiri. "Pada lini tersebut masih terlihat kurang padu".

    Pelatih Persebaya Aji Santoso mengatakan, meski menang, namun belum puas dengan penampilan anak asuhnya. "Kami menang, tapi penampilan kami tidak terlalu bagus," ujarnya. Sebagaimana Semarang United, Aji mengaku timnya juga menjadikan laga pra kompetisi sebagai ajang penyesuaian pemain sebelum mengikuti liga yang sebenarnya.

    Namun baik Aji maupun Edi sama-sama puas dengan pola permaian kedua tim dan kepemimpinan wasit yang sportif. Di Satdiun Jatidiri, selain Semarang UnIted dan Persebaya, juga ada dua klub lain yang mengikuti lada pra kompetisi, yakni Bandung FC dan Bali FC.

    SOHIRIN
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.