Tim Nasional Jangan Terlalu Percaya Diri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim nasional Indonesia. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Tim nasional Indonesia. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pelatih tim nasional sepakbola Indonesia, Alfred Riedl, mengingatkan kepada pemainnya untuk tidak terlena setelah membungkam Malaysia 5-1 di laga perdana kejuaraan sepakbola ASEAN (Piala AFF), di stadion utama Gelora Bung karno, Senayan, Jakarta, Rabu (1/12) kemarin.

    Kemenangan itu baru langkah awal, perjalanan meraih juara masih panjang. “Setelah menang jangan terlalu percaya diri dulu,” kata Riedl, Kamis (2/12). Pertandingan kedua, tim merah putih akan menghadapi Loas, Sabtu (4/12) di tempat yang sama.

    Tim asuhan David Booth ini tidak bisa dianggap remeh. Permainan yang mereka tunjukkan saat menghadapi Thailand cukup apik. Bahkan, Kitsada dan rekan-rekannya tersebut berhasil menahan imbang tim asuhan mantan kapten tim nasional Inggris, Bryan Robson, dengan skor 2-2.

    Riedl mengakui, permainan Laos sangat meningkat. Kondisi tim sekarang berbeda dengan tim yang dulu ditanganinya saat menghadapi SEA Games Laos 2009. Memang, ada sekitar delapan pemain yang dipertahankan, tetapi Riedl dengan rendah hati mengatakan tidak mengetahui pasti tentang tim itu saat ini. “Tim Laos sekarang sudah beda, banyak pemain baru,” katanya.

    Asiten pelatih, Wolfgang Pikal, menambahkan tim pelatih masih terus mempelajari permainan Laos untuk mencari celah peluang memenangkan pertandingan nanti. Apa yang dilakukan ini sama seperti persiapan menghadapi Malaysia kemarin. “Kami optimistis menang tetapi bagaimana nanti di lapangan, kami tidak tahu,” katanya.

    Pada sesi latihan, Kamis (2/12), Riedl membagi dua kelompok besar. Pertama, rombongan Christian Gonzalez, Irfan Bachdim, Firman Utina dan pemain lain yang turun sebagai starter. Kedua, berisikan Bambang Pamungkas, Beny Wahyudi, dan pemain yang kemarin di bangku cadangkan.

    Grup Gonzalez berlatih gerakan ringan, seperti operan, sundulan, permainan bola dalam lingkaran bersama Riedl. Sedangkan, regu Bambang Pamungkas melakukan latihan fisik lebih berat, bahkan waktu latihan mereka lebih panjang, karena ditambah permainan bersama Pikal. “Riedl memang sengaja ingin melihat permainan pemain untuk menyiapkan 17 sampai 18 pemain pada laga kedua nanti,” kata Pikal.

    Gonzalez mengaku siap bermain menghadapi Laos walaupun ia mengaku belum melihat bagaimana permainan tim tersebut. “Saya tidak akan berpikir tentang berapa nanti akan mencetak gol, yang terpenting saya main bagus dan tim Indonesia menang,” kata pemain naturalisasi yang biasa disapa El Loco (Si Gila) ini.

    Pasangan duet El Loco di lini depan, Irfan mengaku juga siap menghadapi laga kedua. “Saya akan bermain bagus agar Indonesia menang,” kata pemain blasteran Indonesia-Belanda ini. Pemain yang pernah bermain di klub Ajaz Amsterdam ini mengaku senang bisa bermain di tim nasional dan mendapat banyak dukungan dari masyarakat Indonesia.

    Fiman, kapten tim Indonesia saat laga perdana kemarin, mengaku siap kembali memimpin rekan-rekannya menghadapi Laos. “Saya optimistis tim Indonesia bisa menang,” kata Firman. Pemain Sriwijaya FC ini mengaku telah melihat permainan Laos melawan Thailand kemarin. “Mereka bermain cukup bagus sehingga tidak boleh diremehkan,” ujarnya.

    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.