Bryan Robson Berjanji Taklukkan Malaysia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bryan Robson. Foto:newshopper.sulekha.com

    Bryan Robson. Foto:newshopper.sulekha.com

    TEMPO Interaktif, Jakarta -- Pelatih tim nasional Thailand, Bryan Robson, mengincar kemenangan atas Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno sore ini. Mantan kapten tim nasional Inggris itu optimistis setelah melihat latihan anak-anak asuhnya kemarin pagi. "Mereka tampak lebih segar dan sepertinya mereka telah pulih dengan baik," katanya dalam konferensi pers di Hotel Sultan.

    Robson mengatakan, dengan seri melawan Laos, timnya harus menang atas Malaysia. "Kami membutuhkan hasil sangat bagus saat menghadapi Malaysia," ujarnya.

    Robson mewaspadai penyerang Malaysia, Norshahrul Idlan Talaha, yang membobol gawang Indonesia. Penyerang lainnya bernomor punggung 10, Mohd Safee Mohd Sali, tak luput dari perhatian. "Duet lini depan mereka memang harus diwaspadai."

    Robson menjanjikan penampilan sejumlah pemain inti, yang sebelumnya tak diturunkan dalam laga melawan Laos. Sebelumnya, hanya Sarayoot Chaikamdee yang bisa diandalkan dan sukses mencetak dua gol. Pemain inti lain masih kelelahan atau dibekap cedera setelah tampil membela klub masing-masing di final Piala Liga Thailand dan semifinal kualifikasi AFC Cup.

    Menurut bekas bintang klub Manchester United itu, tak ada rencana luar biasa yang bakal disiapkan untuk menghadapi Malaysia. Ia hanya mengatakan pemainnya harus bisa bermain lebih sabar dan menanti waktu tepat menyerang.

    Sedangkan pelatih Malaysia, K. Rajagopal, tak mau pemainnya mengulangi kesalahan saat bertemu dengan Indonesia. "Gol-gol yang diciptakan Indonesia berawal dari kesalahan kami," katanya.

    Rajagopal pun mengaku bakal mewaspadai dua penyerang utama Thailand, Chaikamdee dan Teeratep Winothai. Ia menjanjikan melakukan perubahan pada lini tengah dan belakang.


    EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.