City, Klub Sarat Konflik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Carlos Tevez. AP/Jon Super

    Carlos Tevez. AP/Jon Super

    TEMPO Interaktif , Manchester – Suasana di kubu Manchester City semakin tak kondusif menyusul adu mulut antara Carlos Tevez dengan pelatih Roberto Mancini saat The Citizens menekuk tamunya, Bolton Wanderers, 1-0 di City of Manchester Stadium, Sabtu (4/12).

    Insiden itu bermula saat Mancini menarik keluar Tevez di menit terakhir dan menggantikannya dengan James Milner. Striker asal Argentina terlihat gusar dengan keputusan itu dan langsung mengungkapkan kemarahannya di depan Mancini sebelum duduk di bangku cadangan.

    Tevez mencetak satu-satunya gol kemenangan City atas Bolton, tapi ia juga mendapat kartu merah kelimanya dalam pertandingan itu sehingga harus absen melawan West Ham United Sabtu depan.

    Mancini sendiri tak mau terlalu mempermasalahkan perselisihannya dengan Tevez dengan berkilah: "Saya senang dengan insiden ini. Saya ingin semua pemain bersikap seperti Carlos dan ingin bertahan di lapangan. Saya juga membutuhkan pemain seperti Mario (Balotelli) di lapangan karena ia lebih tinggi daripada Carlos. Kami harus terus mencetak gol saat Carlos tak bermain.''

    Insiden adu mulut Tevez dengan Mancini mempertegas suasana yang tak harmonis di kubu City. Sehari sebelumnya, perkelahian juga terjadi di antara Balotelli dan Jerome Boateng pada sesi latihan Jumat (3/12).

    Balotelli yang merasa kesal dengan ulah Boateng yang mengganjalnya dari belakang, bereaksi dengan mencengkeram leher bek Jerman kelahiran Ghana itu di hadapan Mancini dan rekan-rekan setimnya.

    Keduanya akhirnya bisa didamaikan, tapi Mancini sempat berbicara lama dengan Balotelli berusaha untuk menenangkannya.

    Sebelumnya, Mancini juga sempat beradu mulut dengan Tevez saat istirahat paruh waktu ketika City mengalahkan Newcastle United 2-1 pada 3 Oktober lalu.


    Pertengkaran itu terjadi saat Mancini yang baru masuk ke ruang ganti mendengar Tevez mengatakan sesuatu yang tak disukainya. Mancini kemudian membalas komentar tersebut sehingga membuat Tevez marah dan beranjak dari tempat duduknya menghampiri pelatih asal Italia itu.

    Keduanya kemudian terlibat adu mulut sebelum dilerai oleh para pemain lain dan staf pelatih.

    Emosi Tevez yang mudah tersulut belakangan ini kemungkinan disebabkan oleh keinginannya untuk menghabiskan waktu lebih banyak bersama keluarganya di Argentina seperti yang pernah diutarakannya kepada beberapa rekannya di City.

    Tapi, Mancini yakin mantan pemain Manchester United itu bakal menjalani konraknya di City yang berlaku hingga 2014.

    THE SUN | DAILY MAIL | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.