Menpora Anggap Garuda Masih Berutang pada Gajah Putih  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Indonesia . TEMPO/Aditia Noviansyah

    Timnas Indonesia . TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menuntut kemenangan Indonesia atas Thailand yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, besok. Meski laga terakhir babak penyisihan Piala AFF itu tidak berpengaruh, karena Indonesia sudah meraih tiket ke semifinal, Andi menganggap Garuda masih berutang pada Gajah Putih.

    Pada pertemuan terakhir di Piala AFF 2008, Indonesia ditekuk pada dua pertandingan dengan total skor 1-3. Dua kemenangan awal di Piala AFF tahun ini, kata Andi, merupakan modal besar untuk membalas kekalahan itu. "Kita sudah membayar luas, lengkap dengan bunganya, pada Malaysia dan Laos," katanya. "Melawan Thailand juga harus begitu."

    Dia tidak menarget Firman Utina cs menang besar seperti saat menggilas Malaysia 5-1 dan Laos 6-0. "Tapi harus menang," kata menteri yang sedang cedera tangan kanan akibat bermain sepak bola itu.

    Menurutnya, moral di kubu Merah-Putih sedang tinggi-tingginya. Hal itu tidak terlepas dari kebijakan anyar, naturalisasi pemain. "Ada kompetisi yang ketat dengan masuknya Christian Gonzales dan Irfan Bachdim," katanya. "Firman Utina dan pemain dalam negeri lainnya tidak boleh kalah."

    Laga Garuda kontra Gajah Putih, ujar Andi, akan disaksikan Presiden Yudhoyono dari Istana Tampak Siring, Bali dengan televisi besar. "Pejabat negara lain yang ada di sana juga akan menonton bersama Presiden," katanya.

    REZA M
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.