60 Ribu Supporter Bakal Padati Gelora Bung Karno  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim nasional Indonesia. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Tim nasional Indonesia. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pertandingan sepakbola partai akhir babak penyisihan grup A Piala AFF 2010 antara Indonesia melawan Thailand betul-betul menyedot perhatian masyarakat. Dua jam sebelum laga yang bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, tribun penonton sudah dipadati mereka yang ingin membela tim Garuda.

    Dari pantauan Tempo, sekitar 30.000 orang yang sebagian besar menggunakan baju berwarna merah telah memadati bangku-bangku yang tersedia. Mereka rela menunggu pertandingan yang baru bakal digelar pukul 19.30 nanti. Diperkirakan jumlah penonton bakal memenuhi jatah 60.000 bangku yang tersedia di stadion ini.

    Terompet-terompet sudah mulai riuh dibunyikan sehingga stadion sudah seperti dalam suasana pertandingan. Padahal, lapangan masih betul-betul kosong. Para penonton yang berada di luar stadion juga mulai memasuki tribun untuk mencari tempat duduk yang masih tersedia.

    Keramaian serupa juga tampak di sekeliling stadion. Orang-orang tampak memadati jalan yang biasa digunakan untuk berjoging sehingga ruang gerak mereka menjadi sangat sulit.

    Orang-orang tampaknya enggan melepaskan kesempatan untuk menyaksikan tim kesayangannya berlaga dalam pertandingan terakhir babak penyisihan Grup A ini. Padahal, dengan modal dua kemenangan spektakuler saat bertemu Malaysia dan Laos sebelumnya, Indonesia sudah menjadi juara grup dan berhak lolos ke babak semifinal.

    Pertandingan kali ini lebih merupakan penentuan bagi tiga negara lain yaitu Thailand, Malaysia, Laos yang masih berebut satu posisi lagi di babak semifinal. Pada saat yang bersamaan, Malaysia dan Laos bakal bertanding di Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang.


    EZTHER LASTANIA


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.