Bambang Pamungkas Pulangkan Thailand

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bambang pamungkas. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Bambang pamungkas. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Setelah sempat dibombardir babak pertama dan awal babak kedua, Indonesia akhirnya bisa bangkit mengalahkan Thailand 2-1 dalam lanjutan babak penyisihan grup A Piala AFF 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Selasa 7 Desember 2010.

    Indonesia lebih dulu kebobolan. Thailand yang sejak awal terus menggencet pertahanan Indonesia, akhirnya bisa menghasilkan gol pada menit ke-68. Gol indah itu tercipta dari bola lambung di dalam kotak penalti yang diciptakan oleh S. Sukha.

    Untunglah gol itu tak membuat Indonesia patah arang. Pergantian dua pemain Indonesia juga menolong kebangkitan tim merah putih itu. Irfan Bachdim yang tampil kurang greget diganti oleh Bambang Pamungkas. Adapun Okto digantikan Arif Suyono.

    Gol Thailand itu memicu semangat Indonesia. Secara bergelombang para pemain Indonesia mulai berani menyerang. Sebuah serangan yang diawali umpan Eka Ramdani nyaris berbuah gol. Bola itu mengenai gawang lalu memantul kembali. Gonzales yang ada di depan mencoba menendangnya, tapi dia dipegangi pemain Thailand sehingga terjatuh. Terjadilah penalti. Bambang Pamungkas sukses menjadi eksekutor penalti. Skor 1-1.

    Serangan tim Indonesia pun tak surut. Sebuah serangan kembali berbuah penalti ketika tendangan itu mengenai bek Thailand, P. Wongsa. Dia pun dihukum dua kartu merah.

    Lagi-lagi, Bambang Pamungkas dengan tenang berhasil mencetak gol lewat penalti pada menit ke-88. Skor pun menjadi 2-1.

    Dengan kemenangan itu Indonesia menjadi juara grup A. Adapun Malaysia menjadi juara kedua dan ikut mendampingi Indonesia maju ke babak berikutnya setelah melumat Laos 5-1.

    BS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.