Amaral, Marquee Player Pertama di Liga Primer Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Amaral, gelandang bertahan Medan Bintang

    Amaral, gelandang bertahan Medan Bintang

    TEMPO Interaktif,Jakarta:Niat Liga Primer Indonesia (LPI) dalam mendatangkan marquee player (pemain bintang) tidak main-main. Setelah mendatangkan lima pelatih kaliber, kini manajemen berhasil memboyong mantan gelandang bertahan tim nasional Brasil, Alexandre Da Silva Mariano atau beken dipanggil Amaral yang akan membela klub Medan Bintang.

    Amaral tiba di Jakarta dari Dubai kemarin malam mengatakan siap memperbaiki iklim sepak bola Indonesia. Pemain yang terakhir membela klub Australia, Perth Glory itu sempat bertukar pikiran lebih dulu dengan penerjemahnya Luciano, yang lebih dulu mengetahui tentang seluk beluk sepak bola nasional.

    “Ia ingin mempelajari lebih dulu situasi sepak bola di Tanah Air. Dia mengaku khawatir melihat prestasi yang belum kunjung tiba,” kata Luciano kepada Tempo, Kamis (9/12).

    LPI sebelumnya menjanjikan bakal mendatangkan marquee player untuk menyemarakkan kompetisi. Beberapa pemain yang sedang diincar salah satunya adalah mantan penyerang Inggris, Robbie Fowler.

    Konsep marquee player masih dijalankan di A-League (Australia) dan MLS (Amerika Serikat). Luciano menjelaskan Amaral tidak langsung menerima pinangan LPI ketika pertama kali dikontak.

    “Ia mempelajari dengan seksama apa yang ditawarkan pihak LPI. Setelah mengerti baru ia mengambil keputusan untuk bergabung,” kata Luciano.

    Amaral pernah memperkuat tim nasional senior Selecao 31 kali dalam kurun waktu 1996-2002. Ia juga pernah sukses merenda karier bersama klub-klub Seri A Italia seperti Parma dan Fiorentina. Ajang LPI akan digelar di Stadion Manahan Solo, 8 Januari 2011.

    Bagus wijanarko


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.