Timnas Filipina: Kami Tak Takut Hadapi Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Manila - Menghadapi tim unggulan Indonesia di laga semifinal pertama Piala AFF 2010, tim nasional Filipina menyatakan tidak takut.

    Pada pertandingan malam nanti di hadapan 80 ribu pendukung Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Filipina juga mengaku tak gentar. Ini adalah pertama kali timnas Filipina bertanding dihadapan 80 ribu pendukung lawan.

    Pelatih tim nasional Filipina Simon McMenemy menyatakan, anak-anak asuhnya tidak akan terpengaruh oleh banyaknya penonton pendukung Indonesia. Bahkan satu juta pendukung Indonesia pun, kata dia, tidak akan mengubah apa pun pada kesiapan timnya.

    "Mungkin kita bisa menemukan 500 orang Filipina di antara 80 ribu orang pendukung tim Indonesia itu. Ini sudah akan cukup bagi kami,” kata McMenemy, Kamis (16/12).

    Namun bek tengah Filipina Anton del Rosario mengaku pertandingan nanti adalah laga yang tidak mudah untuk dilaluinya karena harus bermain di kandang lawan dan dihadapan puluhan ribu pendukung tim lawan.

    "Ini akan menjadi pertandingan besar yang luar biasa. Bermain di hadapan kerumunan lawan tentu tidak mudah sama sekali," kata Rosario yang merupakan pemain naturalisasi Filipina ini.

    Meski begitu, Rosario mengatakan ia tidak akan merasa terintimidasi oleh begitu besarnya suporter tim lawan. Ia juga ingin seluruh rekan-rekannya di timnas yang berjulukan Azkals atau Anjing Jalanan ini, untuk merasakan hal yang sama. "Beberapa teman saya merasa takut. Tapi saya tidak. Aku malah menyukainya, "kata dia.

    Bek Filipina lainnya, Alexander Borromeo menyatakan setuju dengan pendapat Rosario. Ia tak akan merasa tertekan bertanding di hadapan puluhan ribu pendukung tim Indonesia.

    "Yeah. Merasa baik-baik saja. Hal itu malah membuat saya lebih bersemangat," kata Borromeo yang sudah bergabung dengan timnas Filipina sejak 2004.

    PHILSTAR | BASUKI RAHMAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.