Garuda Pantang Remehkan Filipina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Irfan Bachdim (2 kiri). ANTARA/Rosa Panggabean

    Irfan Bachdim (2 kiri). ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Meski pernah mengalahkan Filipina 13-1 di kandang delapan tahun lalu, Indonesia pantang jumawa. Menjelang partai pertama Semifinal AFF 2010 di Gelora Bung Karno, Kamis malam ini, Tim Merah-Putih memasang kuda-kuda penuh.

    "Orang berpikir kami bisa menang mudah," kata Asisten Pelatih Indonesia Wolfgang Pikal, Kamis (16/12). "Tapi mereka bukan Filipina yang sama dengan sebelumnya."

    Ditangani pelatih asal Inggris Simon McMenemy, Filipina diperkuat delapan pemain naturalisasi. Pertahanan mereka digalang Nei Etheridge, kiper klub Liga Primer Inggris, Fulham. "Mereka tim yang kuat, belum terkalahkan dan baru kemasukan satu gol," katanya.

    Pikal mengatakan tim lawan, yang berjuluk The Azkals alias Anjing Jalanan, memiliki kekuatan di lini belakang. Pasukan Garuda sudah mempelajari rekaman pertandingan lawan dan cara membuka pertahanan mereka. "Itu akan sulit," katanya.

    Dukungan lebih dari 70 ribu penonton, dia melanjutan, bisa membawa dampak negatif berupa tekanan bagi Firman Utina dkk. "Semoga para pemain bisa berkonsentrasi penuh dan mengatasi masalah yang muncul selama 90 menit," katanya.

    AFF SUZUKI CUP | REZA M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.