PSM Premier Butuh Jam Terbang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seleksi pemain PSM Premier di Stadion Andi Matalatta Makassar. TEMPO/Hariandi Hafid

    Seleksi pemain PSM Premier di Stadion Andi Matalatta Makassar. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO Interaktif, Makassar - PSM Premier melakoni partai melawan dua klub lokal Makassar Persis FC dan Japfa FC di Stadion Andi Mattalatta, ,Jumat (17/12) sore. Calon Pelatih Kepala Michael Feichtenbeiner menilai tim yang dibesutnya masih perlu jam terbang lebih banyak.

    “Masih ada yang perlu diperbaiki . Penampilan anak-anak tidak begitu mengecewakan. Mereka hanya butuh jam terbang lebih banyak untuk bisa bersaing dengan tim LPI lainnya,” kata pelatih asal Jerman ini seusai pertandingan, Jumat.

    Dari 32 pemain yang sudah ada, dia melihat penampilan anak buahnya itu tidak terlalu sulit bersaing dengan tim lainnya. Sisanya di poles saja untuk lebih kuat lagi. Mereka juga dinilai mempunyai fisik yang sangat bagus, karena di dukung dengan usia yang masih muda, 22-25 tahun.

    “Kalau pemain asing sudah ada, saya menjamin karakter pemain lokal sudah terbentuk. Karena dari situ mereka bias belajar,” ujarnya. Saat ini ia masih menunggu kedatangan pemain asing yang dibawa oleh pihak konsorsium Liga Primer Indonesia.

    Tapi Micahle mengaku tidak ingin menunggu waktu lama untuk membentuk. “Besok masih ada partai ujicoba melawan Faisal FC. Setelah itu tim akan terbentuk. Sebab kami masih mengavaluasi pemain ini, mana yang terbaik diantara mereka."

    Micahel mengaku sangat menyukai Makassar. Alasannya, penduduknya ramah-tamah dan fanatic dengan dunia sepakbola. “Tidak jauh berbeda dengan negeri tempat saya tinggal,” ucapnya.

    Calon Asisten Pelatih PSM Premier Fabio B De Oliveira yang mendampingi Michael dilapangan, mengatakan, dari beberapa pemain yang sudah ada, saat ini tidak tertutup kemungkinan akan mengunggurkan empat pemain lagi, karena dinilai terlalu gemuk.

    “Ada beberapa sektor yang terlalu banyak pemainnya. Nah itu yang akan kami gugurkan. Tapi mohon maaf saya tidak bisa sebut namanya, karena kuatir mereka langsung drop begitu melihat namanya di koran,” kata Fabio.

    Sebelumnya, Michael telah menggugurkan enam pemain, yaitu Sylvester, Tajuddin, Darmawansyah, Isnur, Syamsuddin S, dan Haerul, pada seleksi Rabu dan Kamis. Dalam pertandingan ini yang digelar dalam dua babak 2X20 menit. Tim PSM Premier melawan Persis FC kedudukan berakhir 1-1. Kemudian melawan Japfa FC, PSM Premier menang dengan skor tipis 1-0.

    ARDIANSYAH RAZAK BAKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.