2.400 Polisi Jaga Semifinal Kedua Indonesia vs Filipina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suporter Indonesia merayakan kemenangan setelah Cristian Gonzalez berhasil menjebolkan gawang Filipina pada Piala AFF Suzuki Cup 2010 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (16/12). Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Filipina dengan hasil akhir 1-0. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Suporter Indonesia merayakan kemenangan setelah Cristian Gonzalez berhasil menjebolkan gawang Filipina pada Piala AFF Suzuki Cup 2010 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (16/12). Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Filipina dengan hasil akhir 1-0. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya menerjunkan 2.400 personel dari semua kesatuan untuk mengamankan semifinal kedua Piala AFF antara Indonesia dan Filipina di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Ahad (19/12) mendatang. “Semua kesatuan kami terjunkan, Samapta, Lantas, Brigade Mobil (Brimob), maupun Intelijen,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Baharudin Djafar, Sabtu (18/12).

    Jumlah tersebut bertambah dibandingkan semifinal pertama, di mana Polda Metro Jaya menerjunkan 2.098 personil. “Jadi kurang lebih kami menambah 300 personil untuk semifinal kedua nanti,” kata Baharudin Djafar lagi.

    Jumlah 2.400 itu, lanjut Djafar, hanya ditempatkan untuk pengamanan di sekitar Gelora Bung Karno saja. Di luar itu, lanjut dia, juga disediakan 900 personel yang akan berjaga-jaga di sepanjang jalan menuju Senayan. Selain itu, kata Djafar, masing-masing Polres juga akan menyediakan 80 hingga 100 personel bantuan yang siap dikerahkan jika situasi menjadi tidak terkendali. “Sebelas Polres yang ada di bawah Polda Metro Jaya menyiagakannya,” katanya lagi.

    Terkait rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akan kembali menyaksikan langsung di GBK, Polda Metro Jaya menyediakan 200 personel yang khusus mengamankan Presiden dan tamu VVIP lain. Jumlah itu akan melengkapi 700 pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan 300 personel Pasukan Pengaman Presiden (Paspamres).

    “Hingga saat ini memang masih belum ada kepastian soal kedatangan Presiden ke GBK, tapi kami tetap menyiagakan 200 personel itu, yang nantinya akan membantu TNI dan Paspampres,” katanya.

    Pengalihan arus pun, kata Djafar, hanya akan dilakukan jika rombongan Presiden jadi kembali menonton di GBK. Ia menjelaskan, akan ada beberapa titik yang akan dialihkan, seperti arah fly over Senayan menuju Slipi, arah Slipi menuju Lapangan Tembak, Pintu VIII Senayan, dan Pintu VII Senayan. “Hanya titik-titik itu, tidak jauh berbeda dengan Kamis kemarin, seperti saat Presiden SBY menyaksikan langsung di GBK,” katanya.

    Area ring road, jelasnya, juga akan kembali ditutup dan disterilkan dari kendaraan pengunjung. “Hanya kendaraan petugas yang bisa masuk ke ring road,” kata Djafar.

    Arie Firdaus


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.