Keluarga Bakrie Nyatakan Tak Ada Upaya Politisasi Timnas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Sepak Bola Indonesia berpose bersama keluarga Bakrie dan PSSI di rumah Aburizal Bakrie, Menteng, Jakarta, Senin (20/12). TEMPO/Yosep Arkian

    Timnas Sepak Bola Indonesia berpose bersama keluarga Bakrie dan PSSI di rumah Aburizal Bakrie, Menteng, Jakarta, Senin (20/12). TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Juru bicara keluarga Aburizal Bakrie (Ical), Lalu Mara Sartriawangsa, membantah tudingan adanya upaya politisasi dalam jamuan makan siang Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dengan Tim Nasional. "Tidak ada unsur dan upaya politisi seperti yang ditudingkan banyak pihak," kata Lalu saat dihubungi Tempo, Senin (20/12).

    Munurut Lalu, jamuan makan siang di rumah Ical tersebut hanya merupakan bentuk apresiasi terhadap prestasi Timnas yang berhasil masuk ke babak final piala AFF. "Ini jamuan makan yang biasa dilakukan oleh keluarga Bakrie yang sejak 1986 telah memberi perhatian pada olahraga, termasuk sepak bola," ujar Lalu.

    "Kami tidak hanya mengadakan jamuan pada saat Timnas berprestasi dan menang, saat mereka kalah dan terpuruk dulu kami juga adakan jamuan makan," paparnya.

    Siang tadi keluarga Bakrie mengadakan jamuan makan siang kepada Timnas dan PSSI di kediamannya di Jalan Ki Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat. Rombongan Timnas hadir bersama pelatihnya Alfred Riedl dan sejumlah pejabat PSSI.

    Sejumlah kalangan menuding jamuan makan siang tersebut adalah bagian dari upaya politisasi dan memanfaatkan ketenaran serta keberhasilan Timnas untuk peluru pada pemilu 2014. Namun Lalu Mala membantahnya.

    "Sepak bola kita sudah berhasil tunjukkan prestasi, jangan berfikir macam-macam bahkan menganggap adanya unsur politisasi, masa itu masih jauh (pemilihan presiden 2014), Belanda masih jauh, sekarang kita nikmati prestasi sepak bola ini," katanya.

    Agung Sedayu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.