Doa Bersama Bubar, Santri Kerubuti Timnas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Istigosah dan doa bersama yang digelar Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) beserta tim nasional Indonesia di Pondok Pesantren Assidiqiyah, Kedoya, Jakarta Barat sudah berakhir. Saat bubar, Irfan Bachdim dan kawan-kawan tampak dikerubuti ratusan santri.

    Akibatnya, mereka kesulitan menuju bis PSSI yang mengantarkan mereka. Padahal jarak bis dari ruangan pimpinan Pesantren Assidiqiyah KH Iskandar Nur SQ hanya berjarak sekitar 20 meter.

    Baru setelah polisi turun tangan mengawal dan membentuk pagar betis, Cristian Gonzales dan kawan-kawannya bisa masuk bis. Sementara pengurus PSSI lainnya, termasuk Nurdin Halid sudah terlebih dahulu berada di kendaraan masing-masing.

    Menurut ustad Iskandar, doa bersama ini digelar sebagai bentuk dukungan spiritual agar Timnas bisa menang melawan tim Malaysia dalam leg pertama final piala AFF di Malaysia, 26 Desember nanti.

    "Kekutan timnas Malaysia unpredictible. Malaysia yang tidak diunggulkan dapat mengalahkan Vietnam. Jadi jangan meremehkan," kata Iskandar.

    Ia juga menambahkan, momentum kemenangan timnas hingga babak semi final lalu hendaknya dijadikan pemersatu tanpa memandang segala perbedaan yang ada.

    BASUKI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.