Harga Tiket Turun, PSSI Mengaku Mendengar Aspirasi Rakyat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pengurus Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) bungkam soal asal muasal kebijakan penurunan harga tiket kategori III laga final kedua piala AFF 2010. Juru Bicara PSSI Tubagus Adi menyatakan bahwa kebijakan penurunan tiket berasal dari keputusan yang dibuat oleh PSSI bersama dengan panitia lokal (LOC) piala AFF 2010. "Ini merupakan sebuah keputusan yang diambil setelah mendengarkan aspirasi dari masyarakat," katanya saat dihubungi, Kamis (23/12).

    Ketika ditanyai perihal adanya instruksi khusus terhadap Ketua Umum PSSI Nurdin Halid dari Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar Aburizal Bakrie untuk menurunkan harga tiket, Adi mengaku tidak tahu. "Saya tidak mengetahui masalah itu. Tetapi kalaupun memang ada, Ical (sapaan akrab Aburizal Bakrie) juga merupakan bagian dari masyarakat yang perlu didengarkan aspirasinya," katanya.

    Lebih lanjut Adi menjelaskan bahwa PSSI tentu telah berupaya menampung seluruh pendapat yang berkembang terkait adanya kenaikan harga tiket laga final kedua piala AFF 2010 yang bakal berlangsung pada 29 Desember mendatang. "Seperti kita tahu ada permintaan juga dari Menpora dan juga Presiden SBY, dan akhirnya begitulah keputusannya," kata Adi.

    Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sempat mengutarakan bahwa harga tiket terlalu tinggi dan bisa mencekik masyarakat. Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng. Menurutnya, tidak seharusnya tiket mengalami kenaikan.

    Penurunan harga tiket dipastikan Ketua LOC Joko Driyono pada Kamis (23/12) sore. Dia menyatakan bahwa tiket kategori III dikembalikan kepada harga semula menjadi Rp 50 ribu.

    EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.