Da'i: Masih Ada 1.900 Tiket Piala AFF di Kedutaan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Siswa Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK) saat bersiap untuk menyambut kedatangan Timnas Indonesia di Bandara SkyPark Subang, Kuala Lumpur, Jumat (24/12). Timnas Indonesia tiba di Bandara SkyPark Subang pada pukul 12.15 waktu Kuala Lumpur dan akan bertanding melawan timnas Malaysia pada tanggal 26 Desember. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Sejumlah Siswa Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK) saat bersiap untuk menyambut kedatangan Timnas Indonesia di Bandara SkyPark Subang, Kuala Lumpur, Jumat (24/12). Timnas Indonesia tiba di Bandara SkyPark Subang pada pukul 12.15 waktu Kuala Lumpur dan akan bertanding melawan timnas Malaysia pada tanggal 26 Desember. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Penjualan tiket final AFF 2010 antara Indonesia melawan Malaysia kembali dibuka di Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur. Pada hari ketiga penjualan tiket ini, masih ada 1.900 tiket yang siap dialokasikan untuk pendukung Indonesia.

    “Kemarin tiket tinggal 900. Namun ternyata pesanan PSSI dikembalikan 1.000 tiket,” kata Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Da’I Bachtiar.

    Karenanya, Da’i mempersilakan pendukung Indonesia yang ada di Malaysia maupun yang dating langsung dari Indonesia untuk datang ke Kedutaan.

    Da’i menilai pengembalian tiket tersebut adalah sesuatu yang baik, karena penjualan tiket kepada suporter Indonesia bisa dilakukan satu pintu di KBRI. Namun, mantan kepala kepolisian RI ini meminta masyarakat untuk membeli tiket lebih awal, karena tiket yang dialokasikan untuk supporter Indonesia hanya 15.000 tiket.

    “Jika tiket sudah habis, penjualan tiket di KBRI akan langsung ditutup,” katanya. Alternatif yang diberikan Da’i supporter Indonesia yang tidak kebagian tiket di Kedutaan, bisa membeli tiket di stadion Bukit Jalil. Namun calon penonton masuk dari pintu yang sama dengan supporter Malaysia.

    MASRUR (Kuala Lumpur)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.