Situs Penjualan Tiket AFF Bermasalah, Nurdin Halid Dimaki

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Situs penjualan tiket Final Piala AFF leg 2 bermasalah. Situs My Ticket yang beralamat di www.ticketsas.com hanya bisa diakses sampai laman muka. Saat pengunjung memencet pilihan "Buy Now" di kolom AFF Suzuki Cup 2010, terjadi kesalahan pada laman, atau error.

    Hal ini kemungkinan disebabkan ramainya pengunjung situs. Situs ini melayani penjualan tiket VIP Timur seharga Rp 350 ribu, VIP Barat Rp 500 ribu dan VVIP Rp 1 juta, dan hanya berlangsung Sabtu (25/12) hari ini. Menilik penjualan di loket dua hari kemarin, penjualan dimulai pukul 10. Nah, sejak saat itulah pilihan "Buy Now" tidak dapat diakses.

    Pagi tadi, "Buy Now" masih bisa membawa pengunjung ke pilihan pembelian tiket. Namun laman itu minim informasi. Bahkan peserta partai final, yang seharusnya menampilkan nama Indonesia dan Malaysia, masih kosong.

    Situs ini juga tidak memberikan informasi apa pun tentang cara pembelian tiket. Sebelumnya, Panitia Lokal AFF Indonesia menyatakan VIP Timur, VIP Barat dan VVIP hanya bisa dibeli lewat situs ticketsas.com dengan kartu kredit. Penjualan hanya dilakukan satu hari, Sabtu (25/12).

    Leway kolom obrolan tamu, pengunjung mengeluh. "Kenapa jadi lambat banget nih website," ujar seorang pengunjung. Lainnya kebingungan dan bertanya cara membeli tiket. Ada juga yang menghujat Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, "Nurdin sampah, kasih tiket ke web sampah pula!!! Penjilat.."

    Pilihan di halaman muka, selain AFF Suzuki Cup, bisa diakses dengan lancar. Bandar tiket ini menjual berbagai tiket acara, seperti F1 di Sepang Malaysia, April 2011.

    REZA M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.