Mourinho: Melatih Tim Nasional? No Way

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jose Mourinho. Getty Images Europe/Jasper Juinen

    Jose Mourinho. Getty Images Europe/Jasper Juinen

    TEMPO Interaktif,Lisbon:Jose Mourinho sudah kadung sebal ketika Lamarannya melatih sementara tim nasional Portugal di tolak Real Madrid. Ia bertekad  tidak akan pernah menangani tim satu negara selama masih berkarier sebagai pelatih.

    Mou sempat didekati untuk menggantikan Carlos Queiroz melatih Seleccao. Namun manajemen Los Blancos memilih untuk mempertahankannya yang memberi jalan Paulo Bento mengisi posisi pelatih Portugal.

    The Special One bahkan menyebut peristiwa itu sebagai ‘frustrasi terbesarnya’ pada tahun ini. “Saya meyakini tidak akan pernah melatih sebuah tim nasional. Ini adalah pertanyaan tentang mental, kepribadian,” terang Mou, Senin (28/12).

    Pelatih yang menyumbangkan treble winner buat Inter Milan musim lalu mengatakan ia adalah tipe pelatih yang senang bekerja setiap hari. Ia bahkan bekerja sepekan penuh bila diperlukan. “Namun saya termotivasi dengan pekerjaan saya saat ini,” kata pria yang memuji bintangnya Cristiano Ronaldo sebagai pemain luas biasa di Santiago Bernabeu.

    “Ronaldo adalah pemain fantastis. Fisiknya kuat,” pujinya.

    El Real masih tertinggal dua angka dari Barcelona dalam perebutan mahkota juara Liga Spanyol. Mou sadar posisinya berada dalam tempat panas di mana dirinya harus menyumbangkan gelar di akhir musim. “Di dalam sebuah institusi besar, tekanannya selalu besar. Idealnya, saya akan bertahan sampai akhir kontrak. Namun siapa tahu dan kami semua tahu, bahwa saya tidak bisa bertahan satu, dua atau tiga tahun tanpa memenangkan gelar,” kata pelatih yang mengikat kontrak empat tahun dengan Madrid.

    “Saya selalu tahu soal peraturan dalam permainan ini.”

    AP | bagus wijanarko


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.