Tiket Palsu Final Piala AFF Beredar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang calon penonton pingsan saat antri tiket katagori III leg ke 2 pertandingan final AFF sepak bola antara Indonesia melawan Malaysia di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (26/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Seorang calon penonton pingsan saat antri tiket katagori III leg ke 2 pertandingan final AFF sepak bola antara Indonesia melawan Malaysia di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (26/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Tiket palsu untuk laga kedua final piala AFF Suzuki antara Indonesia melawan Malaysia ditemukan beredar. Boy, 21 tahun, menjadi salah satu korbannya. Pria asal Bekasi itu mendapati tiket kategori III atau tribun atas yang dipesannya pada calo ternyata palsu.

    "Saya memesan pada calo sebanyak lima tiket, dan diberikan sekarang ini," katanya saat ditemui di depan halaman kantor PSSI, Selasa (28/12). Lima tiket itu dia pesan pada calo dengan harga Rp 110 ribu per tiket. Boy kemudian mengambil tiketnya pada Selasa ini sesuai dengan agenda penukaran kupon yang memang sedang berlangsung.

    Boy menyadari bahwa tiketnya itu palsu setelah dia mendapatkan satu pesanan tiket lainnya dari calo yang berbeda dengan harga yang sama. Tiket yang didapatkan itu merupakan tiket yang asli. "Saya lihat ada perbedaan yang sangat jauh," katanya. Boy melihat perbedaan yang mencolok terutama pada warna cetakan pada tiket. "Lima tiket (palsu) ini warnanya lebih buram, tidak sama terang dengan yang asli," katanya.

    Sementara itu, pada proses penukaran tiket di loket pintu Utara yang menjadi lokasi penukaran tiket kategori III sempat sedikit diwarnai ketegangan. Ada beberapa orang yang hanya membawa kupon tanpa kuitansi untuk menukarkannya dengan tiket. Mereka pun harus kecewa karena petugas di loket tidak mau menukarkan jika tidak ada kuitansi pembelian yang disertai fotokopi kartu identitas.

    Mereka yang memegang tiket ini mengklaim bahwa kupon itu didapatkan pada saat proses transaksi di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Minggu (26/12) lalu. Kala itu, sempat terjadi kericuhan yang menyebabkan hilangnya beberapa kupon. Transaksi yang terjadi saat itu justru merupakan transaksi jual beli tiket langsung.

    EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.