Inilah Kesempatan Indonesia Tuntaskan 14 Tahun Penantian

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Indonesia latihan di Lapangan PSSI Senayan. ANTARA/Andika Wahyu

    Timnas Indonesia latihan di Lapangan PSSI Senayan. ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Laga kedua final piala AFF Suzuki yang mempertemukan Indonesia dan Malaysia sudah di depan mata. Inilah kesempatan bagi tim Garuda untuk menuntaskan penantian mereka untuk merebut gelar juara yang sudah dinantikan selama 14 tahun.

    Telah tiga kali Indonesia bisa mencapai final yaitu pada tahun 2000, 2002, dan 2004. Inilah kesempatan bagi Firman Utina cs untuk akhirnya menuntaskan perjuangan mereka dengan sebuah gelar juara. Namun, hal itu tentu bukanlah pekerjaan yang mudah mengingat Indonesia sudah tertinggal 0-3 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, akhir pekan lalu.

    Sekretaris Jenderal Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Nugraha Besoes menyatakan, peluang Indonesia untuk menjadi juara memang cukup minim. "Kita harus mengejar ketertinggalan 0-3," katanya saat ditemui di Hotel Atlet Century Senayan, Rabu (29/12) sore.

    Di mata pengurus yang akrab disapa Kang Nug itu, kalaupun Indonesia bisa membalas dengan hasil serupa 3-0 di laga kedua kali ini peluang untuk menjadi juara tetap saja kecil.

    "Kondisi akan dikembalikan menjadi 0-0, dan kita tetap saja harus berjuang keras untuk bisa mendapatkan gol," katanya. Oleh karena itu, Kang Nug menyatakan hanya bisa memberikan dukungan dan doa kepada tim Garuda agar bisa memberikan yang terbaik.

    Sebelumnya, pelatih tim nasional Indonesia Alfred Riedl juga menyatakan lebih membidik sebuah kemenangan dibandingkan gelar juara.

    EZTHER LASTANIA
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.