IGK Manila: Kalau di Jepang, Nurdin Harus Harakiri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Indonesia. ANTARA/Prasetyo Utomo

    Timnas Indonesia. ANTARA/Prasetyo Utomo

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pertandingan leg kedua final Piala AFF 2010 berakhir dengan skor 2-1 untuk Indonesia. Meski dalam pertandingan itu tim nasional Indonesia menang dari Malaysia, namun Indonesia tidak memboyong Piala AFF 2010. Karena pada final leg pertama di Bukit Jalil, Malaysia, Indonesia kalah 0-3.

    Menyoroti kemenangan Indonesia yang tidak membawa piala itu, tokoh olahraga nasional I Gusti Kompyang Manila menilai Ketua Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia Nurdin Halid telah gagal. “Menang tapi tidak juara, apa itu namanya bukan gagal,” kata Manila saat dihubungi, Rabu (29/12).

    Karena kegagalan itu, Manila berharap Nurdin mau memberikan jabatannya sebagai Ketua PSSI kepada anak-anak muda yang bisa mengatur PSSI lebih baik. Dan yang bisa menurunkan Nurdin adalah rakyat Indonesia yang mencintai timnas. “Jangan lewat kongres. Percuma, mereka akan membela Nurdin. Harus ada yang berani turunkan dia,” ujarnya.

    Menurut manila, Nurdin juga harus bersyukur karena dia menjadi ketua persatuan sepak bola di Indonesia, bukan di Jepang. “Untung di Indonesia, kalau di Jepang dia sudah harus harakiri. Itu lebih terhormat dibanding mengundurkan diri,” ujarnya.



    CORNILA DESYANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.