Pangeran Jordania Terpilih Menjadi Wakil Presiden FIFA  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ali bin Al-Hussein. REUTERS/Muhammad Hamed

    Ali bin Al-Hussein. REUTERS/Muhammad Hamed

    TEMPO Interaktif, Doha - Ucapan selamat kepada Pangeran Jordania langsung merebak di Twitter. Ratu Jordania Rania Al Abdullah mengucapkan selamat kepada Pangeran Ali bin Al Hussein karena terpilih menjadi wakil presiden FIFA. “Selamat untuk Pangeran Ali. Saya Jadi bangga dia menjadi Wakil Presiden FIFA yang baru. A great goal for the Arab world.”

    Pangeran Jordania Ali bin Al Hussein berhasil merebut posisi wakil presiden FIFA, setelah berhasil memenangkan suara saat bersaing dengan pejabat lama Chung Mong-Joon dari Korea Selatan. Chung, adalah pemegang saham perusahaan raksasa Hyundai Heavy Industries, yang menjadi sponsor FIFA, sejak tahun 1994. Dia sebenarnya diharapkan bisa mempertahankan peranannya.

    Dalam pemungutan suara 45 anggota-anggota dalam kongres Konfederasi Sepak Bola Asia di Doha, Pangeran Ali menang tipis 25-20. Dengan kekalahan ini sekaligus membuyarkan rumor bahwa Chung, 59 tahun, akan kampanye untuk menggeser Sepp Blatter sebagai presiden FIFA akhir tahun ini.

    Upaya Chung menggeser Blatter gagal. Blatter sudah 10 tahun memimpin di tengah tuduhan ketidakmampuan mengurus keuangan setelah runtuhnya sebuah perusahaan pemasaran yang bekerja untuk FIFA. Blatter hadir pula dalam pemungutan suara pada hari Kamis.

    Pangeran Ali, merupakan sekutu Blatter, yang menjadi anggota termuda dari komite eksekutif FIFA pada usia 35 tahun. Posisinya mapan di organisasi ini setelah sukses menggalang dukungan dari negara-negara Arab di belakangnya.

    Anak dari almarhum Raja Hussein dan Ratu Alia ini, telah menjabat sebagai presiden federasi sepak bola negeri itu selama satu dekade dan memegang peran yang sama di Federasi Sepakbola Asia Barat.

    TWITTER| REUTERS| NUR HARYANTO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.