Ferguson Janjikan Kekuatan Penuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alex Ferguson. AP/Sang Tan

    Alex Ferguson. AP/Sang Tan

    TEMPO Interaktif, Manchester - Pelatih Manchester United, Alex Ferguson, bertekad menurunkan para pemain terbaiknya saat menjamu Liverpool pada babak ketiga Piala FA nanti malam. Itu termasuk memasang striker Wayne Rooney, kiper Edwin van der Sar, dan stopper Rio Ferdinand, yang tak diturunkan saat MU menang 2-1 atas Stoke City, Selasa lalu, karena cedera.

    "Saya berharap kondisi Van der Sar (sakit flu) dan Rooney (cedera ankle) telah pulih untuk laga hari Minggu (melawan Liverpool)," kata pelatih asal Skotlandia itu. "Untuk Ferdinand, kesehatannya cukup oke, kami cuma mengistirahatkannya saat melawan Stoke."

    Kedua klub menyongsong Piala FA dengan kondisi berkebalikan. MU kian kokoh di puncak klasemen Liga Primer, sementara Liverpool makin terjerembap karena cuma mendulang satu kemenangan dari lima laga terakhir. Setelah kalah 1-3 di kandang Blackburn Rovers, Rabu lalu, The Reds--julukan Liverpool--berada di peringkat ke-12 dengan jumlah poin hanya berselisih empat dengan Aston Villa, yang berada di zona degradasi.

    Meski Liverpool tengah berada dalam situasi yang buruk, pertemuan klub itu dengan The Red Devils--julukan MU--tetap memiliki nilai tersendiri dibanding tiga laga Piala FA lain yang digelar hari ini: Tottenham Hotspur-Charlton, Chelsea-Ipswich Town, dan Leicester-Manchester City.

    Perjumpaan Liverpool-MU dikenal sebagai derby Inggris. Di tingkat kompetisi liga, keduanya merupakan pengumpul gelar terbanyak, sama-sama 18 kali. Di Piala FA, MU lebih unggul dengan memenangi 11 kali dibanding Liverpool, yang baru menjuarai 7 kali.

    Ferguson masih kesal dengan pengalamannya tahun lalu saat disingkirkan Leeds United pada babak ketiga. Itu adalah pertama kalinya tim asuhan Ferguson tersebut tersingkir dari Piala FA saat baru melangkah di babak ketiga dan pertama kali pula disingkirkan tim dari divisi bawah. Saat itu Ferguson menurunkan banyak pemain muda.

    "Karena pengalaman buruk melawan Leeds dan mengingat rivalitas di antara kedua klub, saya akan menurunkan tim terkuat kali ini," kata Ferguson. "Saya tak mau membikin kesalahan lagi."

    Sementara itu, ancaman pemecatan kian membayangi pelatih Liverpool, Roy Hodgson. Pada konferensi pers setelah kalah oleh Blackburn Rovers, pelatih sepuh ini tak mau menjawab pertanyaan seputar masa depannya. Akibatnya, sesi tanya-jawab cuma berlangsung tiga menit. 

    Ancelotti didemo
    Pada hari yang sama, sang juara bertahan, Chelsea, menjamu klub dari Divisi Championship, Ipswich Town. Kedua klub sama-sama berada dalam situasi yang buruk. Ipswich tak memiliki pelatih kepala setelah pemecatan Roy Keane. Sebaliknya, Chelsea tambah terpuruk karena kalah 0-1 oleh Wolverhampton Wanderers, Rabu lalu.

    Cuma mendulang 10 poin dari 11 laga terakhir, Chelsea kini berada di peringkat kelima. Ini hasil terburuk klub berjulukan The Blues itu dalam 15 tahun terakhir. Seorang suporter menggelar aksi demonstrasi solo dengan membentangkan spanduk bertulisan "Ancelotti + Abramovich enyah! Tak seorang pun dari kalian yang pantas mengenakan seragam (Chelsea)".

    Pelatih Carlo Ancelotti menanggapinya dengan bercanda. "Cuma seorang yang melakukan demonstrasi?" kata mantan pelatih AC Milan itu. "Bila demikian, tak jadi masalah. Di Italia, Anda bisa mendapati seribu suporter berdemonstrasi di tempat latihan."

    Di tempat lain, pengumpul delapan kali gelar Piala FA, Tottenham Hotspur, menjamu klub sesama London, Charlton Athletic. Pelatih Spurs, Harry Redknapp, dipastikan tak menurunkan Gareth Bale, yang menderita cedera punggung, dan menggantikannya dengan Niko Kranjcar. Kekuatan Tottenham juga bertambah dengan kehadiran striker tim nasional Inggris, Jermain Defoe, setelah menjalani hukuman tiga pertandingan. 

    BERBAGAI SUMBER | ANDY M | PRASETYO 




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.