Persiba Nikmati APBD Rp 17 Miliar Tahun Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persiba Balikpapan. ANTARA/Novi Abdi

    Persiba Balikpapan. ANTARA/Novi Abdi

    TEMPO Interaktif, Balikpapan – DPRD Balikpapan Kalimantan Timur menyetujui penggunaan anggaran kesebelasan Persiba sebesar Rp 17 miliar pada tahun anggaran 2011 ini. Dana ini nantinya digunakan sebagai operasional tim Beruang Madu dalam mengikuti kompetisi Liga Super Indonesia.

    “Dana Persiba sebesar Rp 17 miliar,”  kata Ketua DPRD Balikpapan, Andi Burhanuddin Solong, Senin (10/1). Burhanuddin mengatakan panitia anggaran sudah menyelesaikan pembahasan dana Persiba tertuang dalam APBD Balikpapan 2011.

    Dana hibah tersebut kemudian teralokasi di Dinas Pariwisata, Budaya dan Olahraga Balikpapan.
    Pemerintah daerah diperbolehkan membantu pembiayaan salah satu cabang olahraga unggulan. Pemerintah Balikpapan menentukan Persiba sebagai olahraga yang mampu membagakan seluruh warga masyarakatnya.

    Balikpapan setiap tahun mengucurkan anggaran puluhan miliar untuk pembiayaan klub Persiba. Pada 2010, tim Beruang Madu memperoleh alokasi anggaran hingga Rp 24 miliar untuk keikutsertaan dalam semusim kompetisi Liga Super Indonesia 2010/2011.

    Dana ini belum termasuk pengajuan anggaran tambahan Persiba sebesar Rp 7 miliar pada kas belanja perubahan Balikpapan. Pengajuan anggaran tambahan ini sedang dalam pembahasan pantia anggaran DPRD Balikpapan.

    Berdasarkan data Tempo, Pemerintah Balikpapan setiap tahunnya mengalokasikan anggaran khusus bagi operasional kompetisi Persiba. Pada 2009 dan 2008 lalu, tim Persiba masing masing memperoleh dana hibah yang nilainya berkisar Rp 18 miliar.

    Musim kompetisi tahun ini, Persiba menargetkan mampu menjuarai kompetisi Liga Super Indonesia untuk pertama kalinnya. Dana sebesar Rp 24 miliar merupakan bentuk dukungan pemda Balikpapan untuk mewujudkan ambisi Persiba ini.

    SG WIBISONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.