Tolak Bergabung dengan LPI, Pemain Persik Terancam Dicoret  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain kesebelasan Persik Kediri melakukan pemanasan. Dok.TEMPO/Zulkarnain

    Pemain kesebelasan Persik Kediri melakukan pemanasan. Dok.TEMPO/Zulkarnain

    TEMPO Interaktif, KEDIRI - Ketua Umum Persik Kediri Samsul Ashar akan mencoret pemain yang menolak bergabung dengan Liga Primer Indonesia (LPI). Persik juga segera digabung dengan Persidikab Kediri untuk beralih nama menjadi Kediri United.

    Penentuan nasib Persik Kediri di kancah LPI, menurut Samsul yang juga Walikota Kediri, tinggal beberapa hari lagi. Seluruh proses verifikasi yang dilakukan tim LPI telah tuntas dan menunggu keputusan yang akan diambil Abi Hasantoso. “Pak Abi masih di luar negeri,” kata Samsul kepada Tempo, Selasa (1/2).

    Selain menunggu keputusan dari LPI, Samsul telah meminta manajemen untuk melakukan verifikasi ulang terhadap para pemain Persik. Pemain yang menolak bermain di LPI akan dicoret dari tim. Sebab keputusan manajemen untuk bergabung ke laga pimpinan Arifin Panigoro itu telah bulat.

    Verifikasi juga akan dilakukan pada penggabungan Persik dan Persidikab Kabupaten Kediri. Materi kedua tim juga akan diseleksi untuk menentukan komposisi pemain Kediri United.

    Proses penggabungan tersebut menurut Samsul telah mencapai tahapan teknis. Bahkan manajer Persidikab Soni Sandra telah beberapa kali melakukan pembicaraan dengan manajemen Persik Kediri. Termasuk di antaranya soal pembiayaan klub yang akan dipikul bersama-sama. “Kami akan membentuk PT baru,” papar Samsul. HARI TRI WASONO.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.