Messi Dekati Rekor Kubala

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lionel Messi. AP/Manu Fernandez

    Lionel Messi. AP/Manu Fernandez

    TEMPO Interaktif, Madrid - Lionel Messi tak bisa menyembunyikan kegembiraannya tentang peluang menggeser legenda Barcelona, Ladislau Kubala, dari posisi kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak bagi klub Catalan itu sepanjang sejarah.

    Messi membukukan hattrick ke-11 sepanjang kariernya untuk membantu Barca membantai tamunya, Atletico Madrid, 5-0 di Nou Camp Minggu dini hari WIB. Hattrick itu menambah koleksinya golnya di “Los Azulgrana” menjadi 192 gol.

    Artinya, pemain berusia 24 tahun itu hanya butuh dua gol lagi untuk menyamai rekor yang dibuat Kubala dalam kiprahnya di Barca pada era 1950-an hingga awal 1960-an. Sementara rekor pencetak gol terbanyak masih dipegang Cesar Rodriguez yang membukukan 235 gol dalam kiprahnya pada 1942 hingga 1955.

    “Saya hanya memikirkan pada pertandingan satu per satu, tapi jelas saya sangat bergairah,” kata Messi kepada Barca TV.

    “Semoga saya bisa menggesernya (Kubala),” tambah pemain Terbaik Dunia 2009 dan 2010 itu. “Saya ingin mengukir sejarah di sini.”

    Messi membuat debutnya di tim senior Barca pada Oktober 2004 dan menjadi pencetak gol termuda buat klub itu di liga saat ia membobol gawang Albacete pada Mei 2005 di usia 17 tahun, 10 bulan dan tujuh hari.

    Dalam lima laga La Liga musim ini, Messi telah membukukan delapan gol, unggul satu gol atas bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, yang merebut gelar top skorer musim lalu.

    “Messi kembali menentukan, kita hanya bisa mengucapkan selamat kepadanya,” kata pelatih Barca, Pep Guardiola.

    “Ia seorang pemain yang tak perlu digambarkan, kita hanya perlu menyaksikannya beraksi.

    “Ia hanya terpaut dua gol dengan rekor Kubala, di usia yang baru 24 tahun. Semuanya tentang dia telah dikatakan, tak banyak lagi yang perlu ditambahkan.”

    Messi sendiri lebih mendahulukan sukses timnya daripada sukses pribadinya.

    “Saya pikir yang terpenting bagi tim ini adalah terus meraih kemenangan, dan terus merebut gelar buat para fans,” kilah Messi.

    “Itu jauh lebih penting daripada penghargaan atau statistik individu yang mana pun.”

    REUTERS | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.