Boaz Terancam Didenda Rp 100 Juta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Boaz Solossa. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Boaz Solossa. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Ketua Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Bernhard Limbong mengatakan akan memanggil dua pemain asal Papua, Boaz Salossa dan Richardo Salampessy, yang kembali absen dari latihan tim sepak bola nasional. Keduanya terancam kena sanksi berupa denda atau skorsing.

    "Sesuai norma dendanya bisa mencapai Rp 100 juta atau skorsing selama 6 bulan, tapi saya rasa sanksinya tidak akan sampai seseram itu nanti," katanya ketika dihubungi, Senin, 3 Oktober 2011.

    Boaz dan Salampessy beberapa hari lalu meminta izin tak bisa mengikuti latihan timnas karena kelelahan usai mengikuti laga Liga Champhios Asia (ACL) di Irak, 26 September lalu. Saat itu, keduanya membela Persipura Jayapura melawan klub asal Irak, Arbil FC.

    Bernhard mengatakan pihaknya akan tetap memanggil dua pemain Persipura itu untuk mengklarifikasi dan menyelidiki alasan keduanya. Sebab, kata Limbong, "Kelelahan itu relatif sifatnya."

    Keterangan keduanya saat pemanggilan nanti itulah yang akan jadi dasar Komisi Disiplin menentukan sanksi. Yang pasti, kata Limbong, keduanya segera akan dipanggil. "Kita konfirmasi, lalu baru diputuskan hukuman apa yang pantas," katanya.

    Timnas sendiri sudah mulai berlatih Minggu pagi dan sore kemarin. Namun pagi ini, latihan tak bisa dilakukan karena lapangan tempat berlatih timnas, yakni lapangan ABC di Senayan, dinilai kurang layak. Sore nanti, latihan kemungkinan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

    DWI RIYANTO AGUSTIAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?