Udinese Sendirian di Puncak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • www.ebafutebol.com

    www.ebafutebol.com

    TEMPO Interaktif, Roma – Udinese melesat sendirian di puncak klasemen sementara Serie A menyusul kemenangan 3-0 atas tamunya, Novara, di Friuli, Minggu (23/10). Antonio Di Natale memborog dua gol sementara satu gol lainnya disumbangkan oleh Maurizio Domizzi.

    Dengan kemenangan itu mereka mengantongi 15 poin dari tujuh pertandingan, unggul 2 poin atas Juventus yang membayangi di peringkat kedua.

    Meski begitu, pelatih Francesco Guidolin tak mau terbuai dengan posisi tersebut karena ia percaya tim-tim besar akan segera bangkit.

    “Kami akan menikmati momen ini meski keberadaan kami di posisi ini hanya terjamin hingga Rabu ini,” kata Guidolin.

    “Mampukah kami bersaing merebut Scudetto? Kita tak perlu bercanda. Kami bermain baik hari ini dan pantas menang dalam sebuah laga yang sulit.

    “Posisi kami hanya sementara. Begitu, musim ini berputar sepenuhnya, klub-klub besar bakal segera memperbaiki posisi mereka di klasemen.”

    Pertarungan dramatis terjadi dalam laga yang digelar lebih awal di Via Del Mare, di mana juara bertahan AC Milan mengalahkan tuan rumah Lecce 4-3 setelah sempat tertinggal 0-3 di babak pertama. Kevin-Prince Boateng yang masuk sebagai pemain pengganti, menjadi pahlawan lewat hattrick yang dibukukannya dalam waktu 14 menit di babak kedua sebelum Mario Yepes memastikan kemenangan I Rossoneri dengan golnya di menit ke-83.

    “Situasinya sedikit chaos bagi kami setelah kebobolan gol pertama, kemudian penalti dan gol ketiga yang berbau keberuntungan,” kata pelatih Milan, Massimiliano Allegri.

    “Kami langsung mencetak gol di babak kedua dan antusiasme kembali tinggi. Saya tahu skuad ini punya potensi untuk bangkit. Setelah jeda, di mana Lecce kehilangan intensitas, Milan menunjukkan penampilan luar biasa.”

    FOOTBAL-ITALIA | A. RIJAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.