Timnas U-19 Optimistis di Kualifikasi Kejuaraan Asia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim nasional Indonesia U-19

    Tim nasional Indonesia U-19

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Tim sepak bola U-19 Indonesia optimistis menghadapi kualifikasi Kejuaraan Asia U-19 yang akan berlangsung pada 31 Oktober-8 November mendatang. Asisten manajer tim, Edi Elison, mengatakan Indonesia sangat mungkin lolos ke babak selanjutnya setelah mengantongi dua kemenangan. "Kita berpeluang besar mengalahkan Singapura dan Makau," katanya saat dihubungi, Sabtu, 29 Oktober 2011.

    Di babak kualifikasi ini, Indonesia masuk dalam Grup G bersama dengan Cina, Australia, Singapura, dan Makau. Indonesia mendapatkan kepercayaan untuk bertarung di laga pembuka melawan Cina pada 31 Oktober nanti. "Cina memang bukan lawan yang mudah, tetapi bukan berarti kita tidak bisa mengalahkannya," kata Edi. Menurutnya, bekal kecepatan dan kelincahan anak-anak asuhnya yang sudah berlatih di Uruguay bisa menjadi modal untuk menghadang para pemain Cina yang berpostur lebih besar.

    Sebelum berlaga di Malaysia, 24 pemain yang tergabung dalam timnas U-19 ini memang sudah dipoles selama delapan bulan di Uruguay. Mereka ditangani langsung oleh pelatih Uruguay, Cesar Payofich Perez, yang juga merupakan nakhoda tim S.A.D. Indonesia. Selain berlatih di Uruguay, timnas U-19 Indonesia juga sempat menjalani laga uji coba di Dubai, Uni Emirat Arab, selama sepekan penuh. "Dan kita sudah mulai adaptasi di Malaysia sejak 24 Oktober lalu," kata Edi.

    Setelah melawan Cina, timnas akan melanjutkan perjuangan melawan Makau pada 2 November 2011. Dilanjutkan dengan pertandingan melawan Australia pada 6 November. "Kita berharap Indonesia bisa menahan seri Australia nanti," kata Edi. Kemudian pada pertandingan di hari terakhir, Indonesia bakal bertemu Singapura.

    EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.